Pemko Medan Dorong UMKM Bangkit Pascabencana Lewat Ekonomi Digital

Ekonomi, Medan37 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN — Pemerintah Kota Medan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Kota Medan.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, menegaskan pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan kembali sarana dan prasarana fisik. Masyarakat juga perlu dibekali kemampuan untuk mengembangkan usaha dan menciptakan peluang ekonomi baru.

Hal itu disampaikan Erfin saat membacakan sambutan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, pada pembukaan Workshop Digital Entrepreneurship yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif di Hotel Grandhika, Senin (31/8/2026).

Erfin menyebutkan, dari 21 kecamatan di Kota Medan, sebanyak 19 kecamatan sempat terdampak bencana. Menurutnya, program pemulihan ekonomi yang digulirkan pemerintah pusat menjadi momentum bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Medan untuk kembali bangkit dan memperkuat usahanya.

“Kami sangat mengapresiasi Kota Medan dipilih sebagai lokasi workshop ini. Ketika kita berbicara tentang pemulihan, yang kita bangun bukan hanya sarana dan fasilitas, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk kembali berdiri, berkembang, dan menciptakan peluang baru,” ujar Erfin.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat bekerja, menjalankan usaha, memasarkan produk, hingga menjangkau konsumen. Pemanfaatan teknologi memungkinkan pelaku usaha memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas tanpa terbatas jarak dan wilayah.

Karena itu, kemampuan menggunakan teknologi digital dinilai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan dalam pengembangan usaha. Melalui workshop tersebut, Pemko Medan berharap pelaku ekonomi kreatif dan UMKM tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk menciptakan peluang, memperluas pasar, dan meningkatkan nilai produk.

Sementara itu, Direktur Aplikasi sekaligus Plt. Direktur Jasa TIK Kementerian Ekonomi Kreatif, Tri Wahyudi, menjelaskan workshop tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2026 tentang Percepatan Pemulihan Ekonomi di Daerah Terdampak Bencana. Program tersebut difokuskan pada pemulihan ekonomi kawasan pascabencana secara berkelanjutan.

“Jika instansi lain fokus pada penanggulangan awal bencana, Kementerian Ekonomi Kreatif mengambil peran strategis untuk membangkitkan kembali unit bisnis warga yang sempat terdampak,” kata Tri.

Dalam workshop tersebut, sebanyak 100 peserta dibekali keterampilan memanfaatkan sejumlah aplikasi digital, di antaranya ToCo untuk manajemen bisnis dan Canva untuk desain produk. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal.

Tri mengatakan digitalisasi dapat membantu pelaku UMKM mengurangi ketergantungan pada pola operasional konvensional sekaligus memperluas jangkauan pasar. Program tersebut diharapkan mampu mendorong usaha lokal berkembang dari tingkat daerah hingga menembus pasar nasional dan global.

Workshop tersebut juga menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan, Arrahmaan Pane, sebagai salah satu narasumber. Ia memaparkan pengembangan Super Apps berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan masyarakat dalam satu wadah aplikasi.

Arrahmaan mengatakan pengembangan aplikasi tersebut merupakan arahan Wali Kota Medan Rico Waas. Seluruh aplikasi, layanan publik, dan informasi kota diarahkan untuk terintegrasi dalam satu aplikasi induk bernama Medan Satu Data.

Melalui penguatan literasi dan keterampilan digital tersebut, Pemko Medan berharap pelaku UMKM semakin adaptif terhadap perubahan teknologi, mampu memperluas akses pasar, dan memiliki daya tahan usaha yang lebih kuat dalam proses pemulihan ekonomi pascabencana. (V24/ART/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *