VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Ratusan pedagang dan pengunjung Pasar Pusat Pasar Medan, resah akibat air PDAM Tirtanadi mati dan tidak tersambung ke belasan kamar mandi di Lantai I sampai III tempat perbelanjaan di kelola PUD Pasar Medan itu.
“Kami tidak bisa melayani pedagang dan konsumen yang datang untuk menggunakan fasilitas umum di sini karena air PDAM tidak hidup alias mati total sampai pukul 11:OO Wib ,” imbuh salah seorang petugas kamar mandi Lantai I Pasar Pusat Pasar Medan.
Petugas kamar mandi yang tidak mau disebut namanya menghindari intervensi dari PUD Pasar Medan itu, menjelaskan, tidak ada informasi terkait tidak hidupnya air PDAM. Yang jelas kalau datang pedagang atau konsumen, tidak bisa dilayani karena ketiadaan air.
Dijelaskannya, air PDAM ini, sangat dibutuhkan untuk pedagang dan konsumen yang ingin memanfaatkan fasilitas umum. Kami tidak ingin kalau kamar mandi, tidak ada air dan tidak disiram nantinya akan bau menyengat dan pengunjung semakin tidak ada yang datang berbelanja ke tempat ini.
Bagi petugas kamar mandi yang tidak ingin mengecewakan pengunjung, sebagian ada yang mengambil air kamar mandi masjid yang airnya tetap hidup karena jalurnya terpisah.
Kepala Cabang I PUD Pasar Medan Tengku Indrawansyah ketika dihubungi melalui ponselnya, menyebutkan tidak berada di Pasar Pusat Pasar Medan karena ada urusan rapat. “Coba hubungi kepala Pasar Syahwan Siregar.
Sementara kepala Pasar Pusat Pasar Medan Syahwan Siregar ketika di hubungi melalui watshap terkait tidak hidupnya air PDAM di belasan kamar mandi Pusat Pasar Medan, hanya menjawab “Terimakasih” infonya.
Evakuasi Kinerja PUD Pasar
Frans Situmorang Sekjen Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Medan, langsung mengecek salah satu kamar mandi di Lantai I Pasar Pusat Pasar Medan.
Frans mengaku kedatangannya atas laporan dari pedagang anggota APPSINDO yang tidak bisa menggunakan fasilitas air PDAM untuk kebutuhan MCK.
“Ini hari menjadi perhatian serius Dirut PUD Pasar Anggia Ramadhan. Jangan hanya memikirkan uang masuk dari pembayaran kontrak pengelola kamar mandi saja tetapi lebih memikirkan pelayanan fasilitas umum kepada pedagang dan konsumen,” imbuhnya serius.
Dia juga minta Wali Kota Medan Rico Waas untuk mengevaluasi kinerja PUD Pasar Medan, karena Pasar Pusat Pasar Medan pasar percontohan dan ikon Kota Medan yang pendapatannya sampai miliaran dari kontribusi fasilitas pelayanan umumnya setiap bulan, amburadul seperti air PDAM sampai mati dan tidak hidup.






