VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memperkuat sinergi dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi PGRI Kabupaten Tapanuli Utara dengan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (3/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pemberdayaan dan peningkatan kompetensi guru, perlindungan profesi, hingga dukungan terhadap program pemerintah di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Wakil Bupati Tapanuli Utara menekankan bahwa tantangan dunia pendidikan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Kondisi tersebut menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan teknologi, serta memperkuat kapasitas profesional dalam mendampingi peserta didik.
Menurutnya, guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi bagi siswa. Karena itu, kemampuan beradaptasi dan mengembangkan metode pembelajaran menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan lingkungan pendidikan.
Selain peningkatan kompetensi, perlindungan dan kesejahteraan guru juga menjadi bagian penting dalam menjaga motivasi serta profesionalisme. Dalam hal ini, PGRI diharapkan menjadi wadah bagi guru untuk bertukar informasi, berbagi pengalaman, memperkuat solidaritas, sekaligus berperan sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Tapanuli Utara.
Pemerintah daerah juga menyatakan dukungan terhadap kegiatan PGRI sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Salah satu agenda yang dibahas adalah rencana Konferensi PGRI Kabupaten Tapanuli Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2026 dengan melibatkan perwakilan guru dari sejumlah satuan pendidikan. (TD)










