VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus membangun kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di satuan pendidikan. Upaya tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., saat bertatap muka dengan seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-Kecamatan Purbatua di SDN 175751 Pardomuan, Selasa (8/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya komitmen tenaga pendidik dalam mendukung program prioritas daerah, khususnya penguatan kebersihan lingkungan melalui program SAITAPAIAS serta peningkatan mutu pendidikan melalui program TAPAMAJUMA.
Terkait SAITAPAIAS, Deni menegaskan bahwa menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan sekitar merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan secara konsisten kepada peserta didik. Menurutnya, sekitar 1.400 siswa SD dan SMP di Kecamatan Purbatua merupakan potensi besar untuk membangun kebiasaan hidup bersih sejak dini.
Sementara dalam bidang pendidikan, Wabup menegaskan bahwa program TAPAMAJUMA diarahkan untuk memperkuat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Tapanuli Utara, termasuk daerah dengan tantangan geografis. Program tersebut menitikberatkan pada penguatan kemampuan dasar siswa, meliputi maretong atau kemampuan numerasi, manjaha atau kemampuan literasi, serta martorsa atau kemampuan bercerita.
Deni mengatakan, asesmen maretong yang telah dilaksanakan sebelumnya akan terus dievaluasi secara berkala setiap enam bulan. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memetakan perkembangan kemampuan numerasi siswa secara terukur sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan pembelajaran.
Selain peningkatan kompetensi siswa, Deni mengajak seluruh kepala sekolah untuk terus belajar, berinovasi, dan menjadi penggerak bagi lingkungan sekolah masing-masing. Para guru juga didorong untuk mengikuti perkembangan teknologi digital dan memanfaatkannya secara bijak dalam mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM).
Menurutnya, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alat pendukung dalam penyusunan program kerja maupun proses pembelajaran di kelas. (TD)






