VIRAL24.CO.ID – ASAHAN – Curah hujan yang setiap hari mengguyur bumi Rambate Rata Raya menyebabkan terjadinya luapan air dibeberapa tempat di kabupaten Asahan, dan akibatnya warga masyarakat terdampak harus rela dan pasrah untuk sementara waktu menginap di tenda tenda pengungsian.
Kepala Dinas Kominfo Asahan Syamsuddin dalam keterangannya membenarkan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui BPBD Asahan telah mendirikan 15 unit tenda darurat untuk pengungsi bagi masyarakat yang terkena dampak banjir, dan tenda yang telah didirikan BPBD Kabupaten Asahan berada di Desa Air Genting sebanyak 3 Tenda (Kecamatan Air Batu), Desa Sei Lama 1 Tenda, Desa Sei Dua Hulu 3 Tenda,Desa Perkebunan Hessa 3 Tenda (Kecamatan Simpang Empat), Desa Pondok Bungur 4 Tenda (Kecamatan Rawang Panca Arga) dan Kelurahan Bunut 1 Tenda (Kecamatan Kota Kisaran Barat). “Tenda pengungsi yang didirikan di 8 Desa dan Kelurahan yang berada di 4 Kecamatan ini bertujuan untuk menampung masyarakat Kabupaten Asahan yang terkena dampak banjir yang diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi melanda Kabupaten Asahan beberapa waktu ini, ujarnya Selasa, (08-11-2020).
Lebih lanjut Kadis Kominfo Syamsuddin mengatakan selain mendirikan tenda pengungsi, Pemerintah Kabupaten Asahan juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir tersebut dan diserahkan kepada dapur umum yang didirikan secara swadaya oleh masyarakat, sementara terkait masalah pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir ini, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui UPT Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan telah mendirikan posko kesehatan yang berada dilokasi Desa maupun Kelurahan yang terdampak banjir dan untuk obat-obatan yang dibutuhkan hingga saat ini masih sangat mencukupi, pungkasnya. (Kirun)











