VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Ketua Dewan Pembina BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo, menegaskan pentingnya sikap rendah hati, soliditas, dan komitmen nyata dalam membangun perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat pelantikan Badan Pengurus Daerah HIPMI Sumut periode 2026–2029 di Tiara Convention Center, Medan, Rabu (11/2/2026).
Ade Jona yang juga menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara dan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra itu mengingatkan para pengusaha muda agar tidak terlena oleh jabatan yang diemban.
“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan. Hari ini kita bisa berkuasa, besok belum tentu. Karena itu, tetaplah rendah hati, jaga integritas, dan terus berbuat untuk masyarakat,” ujar Ade Jona dalam sambutannya.
Menurutnya, HIPMI memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Ia meminta seluruh pengurus untuk fokus pada kerja nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“HIPMI harus hadir sebagai solusi, bukan hanya membesarkan usaha pribadi, tetapi juga ikut membangun ekonomi daerah dan menyejahterakan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution melalui staf ahli Rakhmat Adi Syahputra menyampaikan bahwa capaian investasi di Sumatera Utara menunjukkan tren positif, yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap daerah tersebut.
Menurutnya, kontribusi pengusaha muda, khususnya yang tergabung dalam HIPMI, menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan investasi.
Ketua Umum HIPMI Pusat, Akbar Himawan Buchari, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha, termasuk keterlibatan dalam sektor strategis seperti ketahanan pangan, energi, pertanian, kelautan, dan koperasi desa.
Ketua HIPMI Sumut periode 2026–2029, Dian Iskandar Nasution, menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta mendorong pengembangan usaha anggota.
Ia menegaskan kepengurusan baru akan fokus pada penguatan UMKM, perluasan akses pasar, peningkatan manajemen usaha, serta pemanfaatan teknologi digital.
Dengan dukungan Dewan Pembina, sinergi pemerintah, dan semangat pengusaha muda, HIPMI Sumut diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama pembangunan ekonomi daerah.
“Dengan kekompakan, kerja nyata, dan semangat kolaborasi, Sumatera Utara dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing,” pungkas Ade Jona. (V24/Red)










