VIRAL24.CO.ID – KENDAL – Bupati Dico M Ganinduto meresmikan pasar Desa Brangsong Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan untaian melati dan penandatangan prasasti.
Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Muhamad Makmun, Forkopimcam Brangsong, Paguyuban Kepala Desa Brangsong,serta para pedagang undangan lainnya. Selesai peresmian diakhiri dengan pengajian dan Sholawatan.
Bupati Kendal mengapresiasi dibangunnya Pasar Desa Brangsong. Menurutnya, pembangunan pasar sebagai bentuk kolaborasi pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Karena menurutnya, yang namanya pemerintah harus bisa menjadi inisiator dalam sebuah kolaborasi dalam menyelesaikan masalah maupun pembangunan.
“Seperti Pasar Brangsong, ini adalah upaya dari Pemerintah Desa Brangsong yang bisa berkolaborasi dalam menyelesaikan renovasi Pasar Brangsong. Tentunya itu proses yang sangat baik. Harapan saya bisa dicontoh desa-desa yang lain di Kabupaten Kendal. Bukan hanya membangun pasar. Tapi juga semua yang dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat maupun meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang baru,” ungkapnya.
Dico berharap, Pasar Brangsong bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berdampak kepada desa. Karena pasar dikelola oleh Pemerintah Desa Brangsong, tentunya bisa meningkatkan pendapatan asli desa (PAD). Selain itu bisa juga memberikan fasilitas kepada pedagang untuk berdagang yang lebih layak.
“Kalau dulunya itu pasar tempatnya masih tradisional, kalau hujan susah operasional, nah mungkin dengan sekarang ini pasar bisa 24 jam, ya kan. Karena kalau aktivitas pasar sampai sore, mungkin sampai malam bisa aktivitas yang lain. Sehingga itu menjadi pusat pertumbuhan baru di Desa Brangsong,” pesannya.
Bupati Kendal kembali berharap, dengan dibangunnya Pasar Brangsong, kebersihan bisa dijaga, kenyamanan juga harus dijaga. Karena menurutnya itu hal penting dalam persaingan perdagangan yaitu kenyamanan.
“Mudah-mudahan pedagangnya sejahtera, masyarakatnya lebih nyaman dalam berbelanja. Dan mudah-mudahan upaya Pemerintah Desa Brangsong, bisa meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakatnya,” harapnya.
Kepala Desa Brangsong Moh Asnawi mengatakan pembangunan pasar desa dengan dana swadaya para pedagang dan dana desa yang menghabiskan dana Rp 3,105 milyar. Dari desa sekitar Rp 512 juta dan swadaya pedagang mencapai Rp 2,592 miliar.
Dengan adanya pasar yang baru ini diharapkan bisa memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, Perekonomian dan pelaku UMKM semakin maju serta bisa meningkatkan pendapatan desa. Selama ini PAD dari pasar Rp 21,9 juta per tahun bisa meningkat menjadi Rp 60-80 juta.
“Bila PAD meningkat akan berdampak pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat “kata Moh Asnawi. (Muhamad Rohadi)







