Partai Berkarya Pecah, 33 DPW Mundur Serentak Siap Deklarasikan Partai Baru

Medan123 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Sebanyak 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari total 38 DPW Partai Berkarya di seluruh Indonesia dikabarkan menarik dukungan dan menyatakan mundur secara massal dari kepengurusan maupun keanggotaan partai yang dipimpin Muchdi Purwoprandjono (Muchdi PR).

Gelombang pengunduran diri ini dipicu kekecewaan kader daerah terhadap kepemimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Ketua DPW Partai Berkarya Sumatera Utara (Sumut) secara terbuka mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin (26/1/2026). Ia menilai Ketua Umum tidak mematuhi konstitusi dan keputusan partai.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (26/1/2026), Ketua DPW Sumut menyebut pengunduran diri tersebut dilatarbelakangi sikap Ketua Umum Muchdi PR yang dinilai tidak menjalankan hasil Musyawarah Nasional (Munas) Partai Berkarya 2025.

“Karena ketidaktaatan dan ketidakpatuhan Ketua Umum Partai Berkarya saudara Muchdi PR terhadap hasil keputusan Munas Partai Berkarya tahun 2025, maka saya mengundurkan diri dari kepengurusan dan keanggotaan Partai Berkarya,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut bukan keputusan personal, melainkan bagian dari gerakan nasional. Berdasarkan data yang diklaimnya, eksodus kepengurusan terjadi secara luas di daerah.

“Terdapat 33 DPW dari 38 DPW se-Indonesia serta ratusan DPD yang juga mundur dari kepengurusan dan keanggotaan Partai Berkarya,” katanya.

Jika klaim tersebut benar, Partai Berkarya terancam kehilangan hampir 90 persen struktur kepemimpinan di tingkat provinsi.

Rencana Bentuk Partai Baru

Pengunduran diri massal ini disebut menjadi awal konsolidasi politik baru. Para mantan pengurus dan kader yang mundur berencana membentuk partai politik baru sebagai wadah perjuangan alternatif.

Surat pengunduran diri Ketua DPW Sumut disebut sebagai salah satu syarat administratif untuk deklarasi partai baru tersebut.

“Selanjutnya kami akan membentuk partai politik baru yang mandiri dan terbebas dari konflik internal Partai Berkarya,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, mantan Ketua DPW Sumut memberikan kebebasan kepada seluruh pengurus dan kader Partai Berkarya di Sumatera Utara, baik di tingkat DPW maupun DPD kabupaten/kota, untuk menentukan sikap politik masing-masing.

“Para anggota Partai Berkarya di Sumatera Utara dipersilakan menentukan pilihan, tetap di Partai Berkarya atau bergabung bersama saya dalam partai baru,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, DPP Partai Berkarya belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim pengunduran diri massal pengurus daerah tersebut. (V24/Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *