OJK Sumut Dorong Budaya Menabung Wujudkan Generasi Cerdas Finansial

Ekonomi2 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat literasi dan inklusi keuangan generasi muda melalui Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026.

Mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, kegiatan tersebut digelar secara hybrid di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Medan, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan diikuti lebih dari 500 pelajar dan tenaga pengajar secara tatap muka serta lebih dari 2.000 pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara secara daring.

Puncak HIM 2026 menjadi momentum untuk membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sekaligus memperluas akses pelajar terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).

Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito mengatakan, peningkatan akses keuangan harus berjalan seiring dengan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan demikian, produk dan layanan jasa keuangan dapat dimanfaatkan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

“Kita dihadapkan pada sebuah fenomena dan tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama. Akses para pelajar terhadap produk keuangan sudah semakin tinggi, namun pemahaman untuk mengelolanya secara bijak masih perlu terus ditingkatkan. Memiliki rekening saja tidak cukup. Yang jauh lebih penting adalah memahami bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi kehidupan mereka ke depan,” ujar Triyoga.

Menurutnya, kebiasaan menabung merupakan langkah sederhana yang dapat menjadi pintu masuk bagi pelajar untuk mengenal perencanaan dan pengelolaan keuangan sejak dini. Kebiasaan tersebut diharapkan berkembang menjadi karakter dalam menetapkan tujuan keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengambil keputusan keuangan secara bertanggung jawab.

“Mari kita bersama-sama jadikan menabung bukan hanya sekadar kebiasaan, tetapi sebuah budaya yang mengakar kuat. Budaya yang akan membentuk generasi muda Indonesia menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambah Triyoga.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengatakan, pengenalan pengelolaan keuangan sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Ia pun mengapresiasi pelaksanaan Puncak HIM sebagai momentum menanamkan kebiasaan menabung dan mengelola keuangan sejak dini.

“Menabung bukan berarti harus menunggu memiliki uang yang banyak. Menabung dapat dimulai dari jumlah yang kecil, dilakukan secara rutin, dan yang paling penting dilakukan dengan tujuan yang baik. Kebiasaan sederhana ini akan membentuk kedisiplinan dan kemampuan anak-anak dalam mengelola keuangannya di masa depan,” ujar Surya.

Surya menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mendukung penguatan literasi dan inklusi keuangan sebagai bagian dari pembangunan kualitas sumber daya manusia. Generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kecakapan dalam mengambil keputusan yang tepat, termasuk dalam mengelola keuangan.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia sekolah, manfaat menabung, serta pengenalan produk dan layanan jasa keuangan. Materi yang disampaikan OJK Sumut bersama perbankan mencakup perencanaan keuangan sederhana, pentingnya membangun kebiasaan menabung, serta pemanfaatan layanan perbankan secara aman dan bertanggung jawab.

Sebagai bentuk konkret perluasan akses keuangan bagi pelajar, sebanyak 420 rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dibuka bagi pelajar di lingkungan SRT 2 Kota Medan. Pembukaan rekening tersebut menjadi langkah awal untuk mengenalkan layanan keuangan formal sekaligus mendorong pelajar mulai membangun kebiasaan menabung secara teratur.

Melalui Puncak HIM 2026, OJK Sumut bersama Pemprov Sumut dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumut akan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pelajar. Upaya tersebut dilakukan dengan memperluas akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal yang diiringi pemahaman serta kemampuan untuk menggunakannya secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *