Mburo Ate Tedeh, Rico Waas Jadi Merga Ginting Suka, Airin Sembiring Pelawi

Medan9 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi menyandang Merga Ginting Suka dengan bebere Tarigan, sementara Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas ditabalkan sebagai Beru Sembiring Pelawi dengan bebere Karo Sekali Suka Piring. Penabalan tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Mburo Ate Tedeh di Gedung TP PKK Kota Medan, Sabtu (7/11/2026).

Prosesi adat tersebut menjadi momentum penguatan ikatan persaudaraan keluarga Waas dengan masyarakat Karo. Selain pemberian identitas adat, penabalan itu juga dilandasi penghormatan terhadap sejarah persahabatan dan perjuangan para pendahulu kedua keluarga.

Pemberian Merga Ginting Suka kepada Rico Waas memiliki kaitan historis dengan hubungan kakeknya, Letnan Jacob Waas, dan Pahlawan Nasional Letjen Djamin Ginting. Keduanya memiliki hubungan perjuangan dalam melawan Belanda di Tanah Karo dan Sumatera Utara sekitar 1947. Letnan Jacob Waas bahkan pernah menjadi ajudan Djamin Ginting.

Kedekatan sejarah dan emosional kedua keluarga tersebut menjadi salah satu landasan penabalan Rico Waas dan Airin dalam tatanan adat Karo.

Ketua Panitia, Muhammad Edison Ginting, mengatakan kegiatan Mburo Ate Tedeh tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana melestarikan adat dan budaya serta mempererat persaudaraan masyarakat Karo di Kota Medan.

Menurutnya, prosesi penabalan telah dipersiapkan sejak setahun lalu atas prakarsa sejumlah tokoh dan sesepuh masyarakat Karo.

“Acara hari ini kita lakukan dari kita, untuk kita, sebagai upaya memajukan seni dan budaya, merajut silaturahmi, serta mempererat komunikasi di antara kita semua. Kita ingin mewujudkan Medan untuk Semua yang dapat dirasakan seluruh masyarakat adat di Kota Medan,” ujar Edison.

Pemrakarsa sekaligus tokoh masyarakat Karo, Prof. Dr. Runtung Sitepu, menegaskan pemberian merga kepada Rico Waas dan beru kepada Airin merupakan bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya Karo, bukan kegiatan yang bermuatan politik.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Rico Waas yang kini menyandang Merga Ginting Suka dan Airin sebagai Beru Sembiring Pelawi.

Dalam adat Karo, merga dan beru merupakan identitas penting yang menandai hubungan kekerabatan serta mengandung nilai persaudaraan dan penghormatan. Dengan penabalan tersebut, Rico Waas dan Airin menjadi bagian dari ikatan kekeluargaan dalam tatanan adat Karo, sekaligus diharapkan menghormati dan menjaga nilai-nilai adat yang melekat pada identitas tersebut.

Kegiatan Mburo Ate Tedeh turut dimeriahkan berbagai pertunjukan seni dan tradisi Karo, mulai dari musik tradisional, prosesi adat, adu pengantin yang diiringi tarian dan nyanyian khas Karo, hingga manuk sangkep atau makan bersama.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Anggota DPD RI dari Sumatera Utara Dr. Badikenita br. Sitepu, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. Antonius Ginting beserta istri, Raja Urung Sukapiring Datuk Rustam Karo Sekali Sukapiring, Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Kuzu Serasi Wilson Tarigan, serta anggota DPRD Kota Medan Jusup Ginting Suka dan H. Rajudin Sagala.

Hadir pula unsur Forkopimda Kota Medan, Pj. Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi beserta istri, Sekda Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting beserta istri, Ketua PHRI Sumatera Utara Melky Maydiroy Waas beserta istri, para inisiator dan pemrakarsa kegiatan, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah, perwakilan Sibayak Lau Cih, para Raja Urung, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, cendekiawan, dan keluarga besar masyarakat Karo.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Karo di Kota Medan diharapkan terus menjaga tradisi dan memperkuat persaudaraan lintas generasi, sejalan dengan semangat “Medan untuk Semua”. (Vin)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *