VIRAL24.CO.ID – JAKARTA – Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison Tamba, kembali menggelar aksi tegas di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (13/10/2025).
Dalam aksi tersebut, Edison bersama puluhan massa menuntut KPK menghadirkan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus dalam persidangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Topan Ginting.
Dalam orasinya, Edison menuding KPK mulai kehilangan keberanian dan ketegasan dalam menegakkan hukum. Ia menilai lembaga antirasuah itu terkesan melindungi pihak-pihak tertentu yang seharusnya turut dimintai keterangan.
“Jika Ketua KPK tidak mampu menghadirkan Bobby Nasution selaku pimpinan eksekutif dan Erni Sitorus sebagai pimpinan legislatif terkait pergeseran anggaran sebagaimana pengakuan Topan Ginting di persidangan, lebih baik mundur dari jabatan. Jangan jadikan KPK alat kekuasaan,” tegas Edison lantang di hadapan massa aksi.
Menurut Jaga Marwah, kehadiran Bobby dan Erni sangat penting untuk membuka tabir keterlibatan aktor lain dalam kasus tersebut. Mereka menegaskan bahwa proses penegakan hukum harus berjalan transparan dan tidak berhenti pada satu nama saja.
Puluhan massa aksi membawa spanduk bertuliskan antara lain: “Usut Tuntas Kasus Topan Ginting,” “Jangan Lindungi Siapa Pun,” dan “KPK Jangan Main Aman.”
Aksi berlangsung tertib, namun penuh tekanan politik dan moral terhadap pimpinan KPK. Edison menutup orasinya dengan pernyataan keras. Kami akan terus turun ke jalan. Jika KPK tidak berani membuka semua yang terlibat, Jaga Marwah tidak akan diam, pungkasnya. (V24/M.Rambe)






