VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Penyelesaian persoalan banjir di Kota Medan tetap menjadi perhatian serius Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak. Politisi PDI Perjuangan itu menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan untuk merealisasikan normalisasi dan perbaikan tanggul lima sungai di Kota Medan.
Hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan di Balai Kota Medan bersama Wali Kota Medan Rivo Tri Putra Bayu Waas, anggota DPR RI Lokot Hasibuan, anggota DPRD Medan Ahmad Affandi, perwakilan BBWS Sumatera II, sejumlah OPD Pemko Medan, serta pemangku kepentingan lainnya, Selasa (10/2/2026).
Paul meminta Pemerintah Kota Medan meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat, termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II. Ia menilai dukungan legislatif dari DPR RI dan DPRD Sumut asal daerah pemilihan Kota Medan sangat penting dalam memperjuangkan alokasi anggaran.
“Anggaran dari APBD Kota Medan sangat terbatas. Perlu dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Pemko Medan juga harus terbuka terkait kemampuan keuangannya,” ujar Paul.
Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk normalisasi satu sungai diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun. Jika lima sungai dinormalisasi, total kebutuhan anggaran bisa mencapai Rp7,5 triliun—angka yang dinilai tidak mungkin ditanggung APBD Kota Medan sendiri.
Karena itu, Paul berharap anggota DPR RI dan DPRD Sumut dapat memfasilitasi serta memperjuangkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat guna mempercepat penanganan banjir.
Ia menegaskan, komunikasi dan koordinasi intensif antar pihak menjadi kunci solusi jangka panjang. “Mari kita maksimalkan koordinasi dan mulai tahap demi tahap agar penanganan banjir bisa direalisasikan,” pungkasnya. (Vin)








