VIRAL24.CO.ID -MEDAN – Komisi I DPRD Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Polrestabes Medan, dalam memberantas peredaran narkotika di Kota Medan. Dukungan tersebut disampaikan menyusul pengungkapan dugaan penyalahgunaan vape mengandung narkotika di tempat hiburan malam (THM) HW Helen’s Night Mart, Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.
Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis, mengatakan upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh hingga tuntas. Menurutnya, siapa pun yang terbukti terlibat, baik pengguna, pengedar maupun pihak yang memfasilitasi, harus diproses sesuai ketentuan hukum.
“Kami mendukung penuh pemberantasan narkoba oleh pihak kepolisian hingga tuntas. Jika terbukti ada peredaran narkoba, baik pengguna maupun tempat usaha yang terbukti memfasilitasi harus ditindak tegas,” ujar Reza didampingi anggota Komisi I DPRD Medan Saiful Bahri, Fauzi, dan Andres Pandapotan Purba kepada wartawan di sela-sela Rapat Kerja DPRD Medan di Sibolangit, Minggu (2/8/2026).
Politisi Partai Golkar itu juga meminta Polrestabes Medan menyampaikan hasil razia secara terbuka kepada masyarakat agar proses penegakan hukum berjalan transparan dan menumbuhkan kepercayaan publik.
Selain itu, Reza menilai pemerintah daerah perlu memberikan sanksi tegas apabila dalam proses hukum terbukti pengelola tempat hiburan malam terlibat atau memfasilitasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Jika terbukti memfasilitasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba, kami meminta Pemerintah Kota Medan memberikan sanksi tegas sesuai aturan, termasuk mempertimbangkan pencabutan izin usaha,” tegasnya.
Menurut Reza, penindakan terhadap pelaku usaha yang terbukti melanggar penting dilakukan sebagai efek jera. Ia juga mendorong agar razia serupa dilakukan secara rutin di seluruh tempat hiburan malam di Kota Medan, bukan hanya di satu lokasi.
Senada dengan itu, anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Fauzi, mendukung langkah Polrestabes Medan dalam memberantas narkotika karena peredarannya dinilai semakin meresahkan masyarakat.
Politisi Partai Gerindra itu mengatakan penyalahgunaan narkotika kini telah menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda dan anak-anak. Karena itu, menurutnya, upaya pemberantasan harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Kerja sama antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih maksimal,” ujarnya.
Fauzi berharap sinergi antara aparat penegak hukum, eksekutif, legislatif, serta masyarakat terus diperkuat agar peredaran narkotika di Kota Medan dapat ditekan secara berkelanjutan. (Vin)






