VIRAL24.CO.ID – MEDAN – DPRD Kota Medan menggelar Rapat Kerja (Raker) di The Hill Hotel & Resort Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang sebagai bagian dari penyusunan program kerja tahun 2027. Raker tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD guna mendukung percepatan pembangunan Kota Medan, Minggu (2/8/2026).
Ketua DPRD Kota Medan, Wong Cun Sen, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota dewan berperan aktif mengoptimalkan fungsi alat kelengkapan dewan melalui pemikiran yang inovatif, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Mari berperan aktif dengan pemikiran yang disruptif, inovatif, dan kritis,” ujar Wong Cun Sen saat membuka Raker.
Menurutnya, optimalisasi fungsi alat kelengkapan dewan harus diwujudkan melalui penguatan fungsi pengawasan, pengawalan anggaran yang lebih efektif, serta penyediaan akses pengaduan masyarakat yang cepat, transparan, dan berbasis teknologi.
Selain itu, Wong Cun Sen mendorong lahirnya peraturan daerah (Perda) yang responsif terhadap perkembangan teknologi, mampu mendukung investasi lokal, serta disusun berdasarkan data dan hasil kajian ilmiah dengan tetap mengedepankan transparansi dan partisipasi publik. Ia juga menekankan pentingnya memastikan setiap perda yang telah disahkan dapat diimplementasikan secara efektif melalui peraturan wali kota.
Ia menambahkan, hasil Raker akan menjadi pedoman dalam penyusunan program kerja Sekretariat DPRD Kota Medan guna mendukung optimalisasi pelaksanaan tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Menurut Wong Cun Sen, DPRD Kota Medan juga perlu bertransformasi menuju tata kelola yang lebih modern melalui penerapan sistem kerja digital yang inovatif, akuntabel, dan transparan agar mampu menjadi lembaga legislatif yang adaptif serta berorientasi pada hasil.
“Melalui transformasi ini, kami ingin memastikan pelaksanaan tiga fungsi DPRD mampu menjadi penggerak percepatan pembangunan Kota Medan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menjangkau wilayah pinggiran, kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak, serta mampu menyelesaikan berbagai persoalan mendasar masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang membuka secara resmi Raker DPRD Kota Medan berharap forum tersebut menghasilkan program kerja yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif.
Menurut Rico, pola kerja pemerintah harus terus ditingkatkan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu mengikuti perkembangan teknologi.
Ia menilai peningkatan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara DPRD, Pemerintah Kota Medan, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong investasi serta menciptakan iklim ekonomi yang kondusif.
“Mari kita maksimalkan seluruh potensi yang ada. Bersama-sama kita berkontribusi mengatasi persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan demi kesejahteraan masyarakat Kota Medan,” ujar Rico.
Dalam kesempatan itu, Rico juga mengajak seluruh anggota DPRD untuk terus membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah. Ia bahkan mempersilakan para legislator menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi masyarakat yang diterima di daerah pemilihan masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti.
Menurutnya, hubungan kemitraan yang terbuka, efektif, dan saling mendukung menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan Kota Medan yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Medan, Erisda, menjelaskan bahwa Raker diselenggarakan untuk menyelaraskan program kerja DPRD tahun 2027 melalui seluruh alat kelengkapan dewan serta menetapkan berbagai kegiatan prioritas.
Selain itu, Raker juga bertujuan memperkuat pelaksanaan tiga fungsi DPRD, meningkatkan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Medan, serta memperkuat kapasitas kelembagaan melalui peningkatan kompetensi, profesionalisme, integritas, dan transformasi digital guna mendukung percepatan pembangunan Kota Medan yang maju dan inklusif. (Vin)






