VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, memerintahkan Satpol PP Kota Medan untuk segera menyegel perumahan town house Permata Krakatau yang berlokasi di Jalan Pembangunan III, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur.
Perintah tegas tersebut disampaikan Paul karena perumahan tersebut diduga belum memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ia menilai tindakan cepat harus dilakukan untuk menyelamatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi perizinan bangunan.
“Stop pengerjaan bangunan sebelum memiliki izin PBG-nya. Kita minta Satpol PP menyegel bangunan saat ini juga,” tegas Paul Mei Anton Simanjuntak didampingi anggota Komisi IV, Lailatul Badri dan Ahmad Affandi, saat meninjau lokasi pada Selasa (7/10/2025).
Politisi PDI Perjuangan itu juga menumpahkan amarahnya terhadap tindakan pihak pengembang yang disebut-sebut menjual nama dirinya untuk melancarkan proyek tanpa izin. Sebagai pengembang, jangan sok dan jangan menjual nama saya. Dari informasi yang kita terima, pihak pengembang bahkan berani mengatakan, ‘bawa saja ke sini, ujar Paul dengan nada tinggi.
Paul menambahkan, dirinya datang langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Namun, pihak pengembang justru tidak berani menampakkan diri. Sekarang saya sudah di lokasi, tapi pengembang malah tidak berani menampakkan batang hidungnya, ucapnya dengan tegas.
Anggota Komisi IV DPRD Medan, Lailatul Badri, turut mendukung langkah ketua komisi agar Satpol PP segera bertindak. Segera segel bangunan ini. Plang PBG saja tidak ada di lokasi. Dampaknya luar biasa karena PAD dari retribusi PBG benar-benar bocor, ujarnya.
Sementara di lokasi, seorang perempuan muda yang diduga mewakili pihak pengembang sempat berkomunikasi dengan anggota dewan dan bersikeras mengaku telah memiliki izin. Namun, pengakuan tersebut tidak disertai bukti dokumen yang jelas.
Paul kemudian menegaskan kembali agar pengembang segera melengkapi seluruh izin yang dipersyaratkan. Anda lengkapi izin dulu. Jangan mengaku kenal dengan saya, kata Paul menegur keras. (Vin)






