VIRAL24.CO.ID – KENDAL – Puncak peringatan hari santri ke-9 Kabupaten Kendal diperingati dengan menggelar upacara di alun-alun Kendal, Minggu (22/10/23).
Dalam upacara tersebut Bupati Kendal bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dengan berbusana ala santri, bersarung, bersendal dan berjas yang dalamnya baju Koko.
Acara dengan tajuk Jihad Santri Jayakan Negeri tersebut dihadiri oleh, Forkopimda, Wakil Bupati, Sekda Kendal, Staf Ahli Bupati, Ass.Sekda, Para Kepala OPD, Instansi Vertikal dan Camat se-Kabupaten Kendal, Para Pengasuh Pondok Pesantren, Santri dan undangan lainya dari unsur tokoh agama.
Sebelum menyampaikan pidatonya, Bupati Dico mengajak para hadirin untuk sejenak mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, Kyai, Santri yang telah Syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama,
“Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik disisi Allah SWT, Amin,” ajak Bupati.
Selanjutnya Bupati menyampaikan ucapan Selamat Kepada para santri yang pada tanggal 22 Oktober ini merayakan hari jadinya yang ke-9.
“Atas nama pemerintah Kabupaten Kendal maupun secara pribadi, mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional yang ke-9,” ucap Bupati.
Untuk itu, makna jihad tidak selalu identik dengan berperang angkat senjata. Tetapi Jihad santri sekarang ini, adalah bersungguh-sungguh berjuang dalam melawan kebodohan dan ketertinggalan dengan bersemangat menjalankan kewajiban menuntut ilmu agama serta menambah dengan ilmu pendukung lainnya,”imbuh nya.
Dico juga berharap, dengan serangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang ke-9 tahun 2023, ke depan para santri di Kabupaten Kendal lebih semangat lagi dalam menambahkan akhlak yang baik, dan juga pesantren yang ada di Kendal bertambah baik, pesat, dan lebih canggih.
Sehingga anak-anak di Kendal tidak perlu jauh-jauh jika ingin menempuh pendidikan di pesantren karena di Kendal sudah ada dan bagus.
“Melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2023, mari berjuang bersama-sama untuk meraih impian kita sebagai santri yang mampu membawa cahaya Islam ke seluruh dunia. Mari kita berjuang untuk mewujudkan peradaban yang lebih baik, lebih adil, dan lebih berlandaskan nilai-nilai agama,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng di Pendopo Tumenggung Bahurekso, selanjutnya Bupati bersama jajaran Forkopimda dan kepala OPD mengukuti karnaval bersama puluhan ribu santri, dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan di Kendal. (Muhamad Rohadi)






