Dekranasda Simalungun Bidik Penguatan Ekonomi Lewat Industri Kerajinan

Simalungun0 views

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Simalungun memperkuat tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari strategi mengembangkan potensi kerajinan lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Penguatan tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas bagi para perajin untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk hingga menembus pasar yang lebih luas.

Komitmen itu disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, saat menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu se-Indonesia Bagian Barat di Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Rapat strategis tersebut dipimpin Ketua Umum Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian. Pembahasan difokuskan pada penguatan kelembagaan, mulai dari penyempurnaan struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, pelaksanaan program hingga sistem monitoring dan evaluasi.

Tri Tito Karnavian menegaskan, Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, penguatan tata kelola dinilai penting agar setiap program dapat berjalan terarah dan memberikan dampak nyata.

“Kelembagaan yang kuat tentunya membutuhkan tata kelola yang jelas, mulai dari struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, mekanisme koordinasi, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, hingga monitoring dan evaluasi,” ujar Tri Tito.

Ia juga mendorong jajaran pengurus di daerah memperkuat koordinasi dan memastikan program yang dijalankan sejalan dengan prioritas pembangunan pemerintah serta mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Menanggapi arahan tersebut, Ny. Hj. Darmawati menyatakan kesiapan Dekranasda Kabupaten Simalungun memperkuat tata kelola organisasi sekaligus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami siap memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung pengembangan kerajinan lokal dan pemberdayaan masyarakat. Arahan dalam rapat ini menjadi masukan penting bagi kami untuk meningkatkan tata kelola organisasi dan menyelaraskan program Dekranasda dengan prioritas pembangunan daerah,” tegasnya.

Menurut Darmawati, penguatan kelembagaan tidak semata-mata berkaitan dengan aspek administrasi. Tata kelola yang baik menjadi fondasi agar program pengembangan kerajinan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, termasuk meningkatkan kapasitas perajin, kualitas produk, serta kemampuan pelaku usaha menghadapi persaingan pasar.

“Tentunya kami siap memperkuat kelembagaan untuk mengembangkan kerajinan daerah, meningkatkan kapasitas para perajin, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Simalungun,” tambahnya.

Darmawati berharap sinergi antara Dekranasda, TP PKK, Tim Pembina Posyandu, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat. Dengan dukungan tersebut, potensi kerajinan khas Simalungun diharapkan tidak hanya menjadi produk budaya, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari kekuatan ekonomi masyarakat.

Penguatan kelembagaan juga diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi perajin untuk meningkatkan mutu, inovasi, pemasaran, dan daya saing produk. Dengan demikian, pengembangan kerajinan lokal dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi unggulan Simalungun ke pasar yang lebih luas. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *