Bupati Tulang Bawang Bahas Percepatan Kawasan Industri Ekonomi Biru

VIRAL24.CO.ID – MANGGALA – Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan memimpin rapat koordinasi bersama Tim Percepatan Pembangunan untuk membahas Kawasan Peruntukan Industri pada Kawasan Ekonomi Biru Terintegrasi Kabupaten Tulang Bawang. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Selasa (7/7/2026).

Rapat tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam menyelaraskan sinergi antarperangkat daerah guna mempercepat pengembangan kawasan industri berbasis ekonomi biru. Melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah daerah menargetkan peningkatan investasi, penguatan perekonomian daerah, serta penciptaan lapangan kerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Qudrotul Ikhwan menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang akan terus menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat sebagai wujud komitmen mewujudkan Tulang Bawang Udang Manis,” ujarnya.

Menurut Qudrotul, kawasan ekonomi biru yang direncanakan di wilayah timur Kabupaten Tulang Bawang, tepatnya di Kecamatan Rawajitu Timur, diharapkan menjadi salah satu pilar ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kawasan Ekonomi Biru Udang Manis dirancang sebagai kawasan pengembangan yang mengintegrasikan potensi kelautan, sungai, perairan darat, pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan dalam satu ekosistem pembangunan yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah, hilirisasi, dan keberlanjutan lingkungan.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menyiapkan Kawasan Industri Udang Manis seluas 500 hektare yang akan terhubung dengan kawasan pelabuhan dan pergudangan seluas 125 hektare.

Qudrotul menjelaskan, pembangunan kawasan industri terintegrasi menjadi strategi meningkatkan nilai tambah produk pangan unggulan daerah melalui hilirisasi.

“Saya berpikir, untuk meningkatkan nilai ekonomi dari produk pangan yang dimiliki Tulang Bawang, dengan membangun sebuah kawasan industri, saya menyebutnya Kawasan Industri Terintegrasi ‘Udang Manis’ sebagai upaya hilirisasi dari semua produk pangan yang kami miliki, khususnya pada tiga sektor utama, yakni pertanian, perikanan, dan peternakan. Kalau kita lakukan manajemen yang bagus, kawasan industri yang berada berdampingan dengan sumber bahan baku dan terintegrasi dengan kawasan pelabuhan akan menciptakan daya saing yang kuat bagi produk dari kawasan ini,” katanya. (V24/Ferdi)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait