VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Kebijakan parkir progresif yang diberlakukan manajemen PT MMD di kawasan Medan Mall dan Pusat Pasar Medan terus menuai sorotan dari pedagang serta warga Kota Medan. Pasalnya, tarif parkir progresif dinilai memberatkan karena diberlakukan berdasarkan hitungan jam dan dapat mencapai Rp20.000 hingga Rp25.000 per mobil.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Appsindo) Kota Medan, Frans Situmorang, ST, menyampaikan keberatan tersebut saat ditemui di Pusat Pasar Medan, Selasa (23/12/2025).
Menurut Frans, penerapan parkir progresif seharusnya hanya diberlakukan di kawasan Medan Mall, bukan secara menyeluruh hingga mencakup area Pusat Pasar Medan yang mayoritas dikunjungi pedagang dan masyarakat kecil.
“Aneh tapi nyata. Parkir progresif ini diberlakukan kepada pedagang dan pengunjung Pusat Pasar Medan. Padahal, kawasan ini berbeda dengan pusat perbelanjaan modern,” ujarnya.
Frans yang dikenal aktif menyuarakan aspirasi pedagang tradisional di Kota Medan menilai Pemerintah Kota (Pemko) Medan seolah tutup mata terhadap dampak kebijakan tersebut, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.
Ia meminta Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk segera mengambil langkah tegas dengan mengembalikan sistem tarif parkir sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan, yakni Rp5.000 per mobil.
“Dengan tarif sesuai Perda, pengunjung dan pedagang tidak terbebani parkir progresif yang sangat memberatkan,” katanya.
Selain itu, Frans juga mendesak Pemko Medan agar mengambil alih langsung pengelolaan parkir di kawasan tersebut, terlebih kontrak kerja sama pengelolaan parkir disebut-sebut akan berakhir pada tahun 2026.
Sebelumnya, sejumlah pedagang dan pengunjung Pusat Pasar Medan mengeluhkan tarif parkir progresif yang dinilai mencekik karena diberlakukan per jam. Untuk sekali parkir, biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp20.000 hingga Rp25.000, sehingga banyak pengunjung memilih memarkirkan kendaraan di luar kawasan Medan Mall dan Pusat Pasar Medan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT MMD belum berhasil dikonfirmasi untuk dimintai keterangan. (Erwan)











