VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau jembatan eks perlintasan kereta api yang roboh akibat banjir di Jalan Adi Sucipto, Gang Damai, Kecamatan Medan Polonia, Jumat (17/4/2026).
Jembatan milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) tersebut diketahui merupakan bangunan lama peninggalan era kolonial Belanda dan sudah tidak difungsikan untuk jalur kereta api.
Dalam peninjauan itu, Rico Waas didampingi sejumlah pejabat Pemko Medan, di antaranya Kepala Bappeda Ferri Ichsan, Kepala Dinas Perhubungan Irsan Idris Nasution, Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, para camat terkait, serta perwakilan PT KAI dan PDAM Tirtanadi.
Rico Waas menegaskan Pemerintah Kota Medan tidak akan tinggal diam terhadap terputusnya akses warga akibat robohnya jembatan tersebut. Ia menyebut jembatan itu memiliki peran penting sebagai jalur mobilitas masyarakat, termasuk akses bagi pelajar menuju sekolah.
“Jembatan ini merupakan urat nadi mobilitas warga. Kami tidak akan tinggal diam dan akan segera menyiapkan solusi,” ujarnya.
Menurutnya, karena lahan berada di bawah kewenangan PT KAI, Pemko Medan tengah menyiapkan strategi kolaborasi untuk membangun kembali akses penyeberangan yang lebih aman dan representatif.
“Hari ini kami meninjau lokasi jembatan yang roboh sejak 2024. Bersama PT KAI, kami akan menyiapkan pembangunan akses penyeberangan yang nyaman bagi masyarakat,” kata Rico Waas.
Ia berharap pembangunan kembali akses tersebut dapat menghubungkan kembali aktivitas antarwilayah yang selama ini terhambat. (Vin)






