VIRAL24.CO.ID – TAPANULI TENGAH – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah sejak Jumat, 21 November 2025, menyebabkan banjir besar dan longsor di sejumlah wilayah. Akibatnya, arus lalu lintas terhenti total, aliran listrik padam, serta puluhan rumah warga dilaporkan rusak. Sejumlah warga mengalami luka-luka, sementara laporan korban meninggal tengah didata oleh pihak berwenang.
Menanggapi situasi darurat tersebut, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan keselamatan masyarakat, dan menjaga keselamatan personel selama proses penanganan bencana.
Sebagai tindak lanjut, pada Sabtu pukul 09.30 WIB, Satuan Brimob Polda Sumut mengerahkan dua unit SAR Batalyon C Tapanuli Selatan menuju Tapanuli Tengah. Satu tim diarahkan melalui jalur Sibolga, sementara tim lainnya bergerak melalui jalur Sipirok guna menjangkau titik-titik terdampak banjir dan longsor di beberapa kecamatan.
Namun, upaya tersebut menghadapi hambatan berat. Tim yang melalui Sipirok terhenti akibat longsor yang menutup badan jalan. Jalur menuju Sibolga juga dilaporkan tertutup material longsor di sejumlah titik. Cuaca ekstrem serta gangguan jaringan komunikasi membuat koordinasi dengan tim yang telah bergerak menjadi terputus.
Meski demikian, Brimob Polda Sumut terus berkoordinasi dengan BPBD, Basarnas, serta satuan terdekat untuk membuka akses jalan, mengevakuasi warga, melakukan pendataan kerusakan, dan memastikan distribusi bantuan ke wilayah yang masih terisolasi.
Brimob menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis depan dalam penanganan bencana. “Kami berupaya maksimal menembus medan berat demi keselamatan masyarakat,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi satuan. (V24/Red)






