VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Kota Medan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Bantuan yang diserahkan meliputi dua unit traktor roda empat, satu unit combine harvester, bantuan benih padi, serta paket sembako.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, kepada kelompok tani di halaman Kantor UPT BPPKP Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Medan, Jalan Kramat Indah, Sabtu (31/1/2026).
Dalam sambutannya, Zakiyuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap petani di Kota Medan. Menurutnya, kehadiran teknologi pertanian modern diharapkan mampu meringankan beban kerja petani sekaligus meningkatkan hasil produksi.
“Kita patut bersyukur atas bantuan dari pemerintah pusat ini. Dengan adanya traktor dan mesin pertanian lainnya, pekerjaan petani akan semakin mudah,” ujar Zakiyuddin.
Ia menegaskan bantuan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar produksi pertanian di Kota Medan dapat terus meningkat,” tambahnya.
Salah seorang perwakilan kelompok tani, Mangatan Harahap, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemko Medan dan pemerintah pusat. Ia mengaku bantuan alsintan tersebut sangat berarti bagi para petani.
“Kalau harus membeli sendiri, kami tentu tidak sanggup. Bantuan ini sangat membantu dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus bertani,” ujarnya.
Plt Kepala DKP3 Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, dalam laporannya menyebutkan Pemko Medan menyalurkan tiga unit alsintan, terdiri atas dua unit traktor roda empat dan satu unit combine harvester berkapasitas besar.
“Alsintan ini berfungsi untuk mempercepat pengolahan lahan, proses panen, serta meminimalkan kehilangan hasil,” jelas Ahmad.
Selain alsintan, Pemko Medan juga menyalurkan bantuan benih padi inbrida sebanyak 7.525 kilogram kepada 25 kelompok tani. Bantuan tersebut diberikan menyusul banjir yang melanda Kota Medan pada akhir November 2025 dan merendam sekitar 301 hektare sawah.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian. Selain itu, Pemko Medan juga menyalurkan bantuan sembako kepada petani terdampak banjir. Hingga saat ini, sebanyak 650 petani telah menerima bantuan paket sembako,” pungkasnya. (Vin)










