VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Kepolisian berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial SYA (18) yang diduga terlibat dalam kasus kematian mahasiswa Universitas Medan Area (UMA), Bonio Raja Gadjah (18), di kawasan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Unit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Patumbak.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, penemuan korban berawal pada Jumat 14 November 2025 malam ketika kakak korban, Diva, mendatangi rumah keluarga mereka di Jalan Pendidikan, Gang Rambe, Desa Marindal II. Diva sebelumnya berusaha menghubungi korban melalui telepon, namun tidak mendapat jawaban.
Saat memasuki rumah, Diva menemukan bercak darah di ruang tamu dan segera meminta pertolongan warga serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patumbak. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal.
Hasil penyelidikan mengarah kepada SYA, yang sebelumnya diketahui menginap di rumah korban. Setelah mengetahui lokasi terduga pelaku, petugas melakukan pengejaran hingga ke Tanjung Balai dan berhasil mengamankan SYA saat kembali ke Kota Medan.
Dalam konferensi pers di lokasi kejadian, Kombes Calvijn menjelaskan bahwa dugaan motif sementara adalah keinginan menguasai barang milik korban. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya indikasi bahwa terduga pelaku ingin mengambil barang korban. Namun seluruh keterangan masih terus kami dalami, ujar Kapolrestabes, Rabu (19/11/2025).
Dugaan motif sementara adalah keinginan menguasai barang milik korban. Selain itu, keterangan dari ibu terduga pelaku menyebutkan bahwa SYA sempat berpamitan untuk menginap di rumah korban dan kemudian mengakui telah melakukan tindak kekerasan sebelum melarikan diri.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang milik korban, termasuk sepeda motor, dompet, ponsel, kartu identitas, dan barang pribadi lainnya. SYA dijerat dengan Pasal 340 Subsider 338 Subsider 365 ayat (3) KUHP, namun proses hukum tetap berjalan sesuai asas praduga tak bersalah. Penyidik masih memeriksa saksi tambahan untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif. (V24/Mwd)










