Wamendagri Tekankan Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal

Daerah, Jakarta38 views

VIRAL24.CO.ID – JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya percepatan pembangunan daerah tertinggal melalui sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah serta penguatan tata kelola desa. Langkah ini dinilai penting untuk mewujudkan pemerataan ekonomi, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan peningkatan kemandirian desa.

Hal tersebut disampaikan Wiyagus dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

“Kami memastikan setiap program prioritas Presiden, mulai dari swasembada pangan hingga penghapusan kemiskinan ekstrem, terintegrasi dalam perencanaan pembangunan di tingkat daerah dan desa,” ujarnya.

Wiyagus menjelaskan, daerah tertinggal masih menghadapi berbagai tantangan, di antaranya keterbatasan kapasitas fiskal, rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta belum optimalnya kualitas pelayanan dasar.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Dalam Negeri telah menetapkan program afirmasi dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029. Program tersebut mencakup penguatan kapasitas aparatur desa di wilayah tertinggal dan sangat tertinggal agar lebih profesional dan kompeten.

Selain itu, pemerintah melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) akan memberikan pelatihan manajemen strategis kepada 1.200 camat serta membangun 20 unit kantor di lokasi prioritas guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah juga akan meluncurkan program BERAKSI (Berdaya, Akuntabel, Sinergis) untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan desa dengan agenda prioritas nasional.

“Program ini juga menyasar penguatan layanan dasar melalui optimalisasi Posyandu untuk penurunan stunting serta pemberdayaan ekonomi lokal melalui BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.

Ia menegaskan, Kemendagri akan terus memberikan pendampingan teknis agar desa-desa di wilayah tertinggal dapat berkembang dan menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita jadikan rapat koordinasi ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, demi mewujudkan Indonesia yang lebih merata menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (V24/M.Rambe)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *