VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Program gotong royong dan sapa warga yang digagas Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, kembali digelar di kawasan Taman Beringin, Medan, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan diawali dengan gotong royong massal di sepanjang Sungai Babura, mulai dari jembatan Jalan Mongonsidi hingga bantaran sungai di sekitar Taman Beringin.
Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas meninjau langsung kondisi sungai menggunakan perahu karet untuk memastikan kebersihan aliran sungai serta mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan masalah, terutama pascabanjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Usai peninjauan, Rico melanjutkan kegiatan sapa warga dengan membuka dialog langsung bersama masyarakat. Ia mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan evaluasi pembangunan kota.
“Kita berkeliling ke kecamatan untuk gotong royong bersama dan menyapa warga. Fungsinya menyerap aspirasi secara langsung melalui dialog dan tanya jawab,” ujar Rico Waas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli dan Rizki Lubis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan.
Dalam dialog tersebut, warga Kelurahan Anggrung, Hutahean, mengeluhkan pohon tumbang di bantaran Sungai Babura, tepatnya di belakang Gereja Elim, yang belum diangkat selama berbulan-bulan sehingga menyebabkan penumpukan sampah dan berpotensi memicu banjir.
Selain itu, warga lainnya, Rehana, menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan rusak di kawasan Jalan Teuku Umar, belakang Sun Plaza hingga Pasar Muara Takus, yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat.
Menanggapi keluhan tersebut, Rico Waas memastikan pemerintah akan segera menindaklanjuti laporan warga dengan menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pengecekan dan perbaikan.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Medan akan berkoordinasi dengan Badan Wilayah Sungai (BWS) Medan serta menurunkan alat berat dari Dinas SDABMBK untuk membersihkan sampah dan material yang menghambat aliran sungai.
Rico juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, guna mencegah terjadinya banjir.
Usai kegiatan dialog, Rico Waas bersama jajaran pemerintah kota melakukan penanaman pohon di bantaran Sungai Babura sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. (Vin)










