VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Vihara Bhoga Prajna di Jalan Amplas, Medan, Jumat (3/10/2025). Pembangunan vihara ini dinilai sebagai wujud nyata toleransi antarumat beragama di Kota Medan.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Master Hsin Ting, Suhu Miao Phin, pengurus Walubi Medan, anggota DPRD Medan Afif Abdullah, Kasat Intel Polrestabes Medan, serta tokoh lintas agama lainnya.
Vihara yang dibangun secara megah ini diperuntukkan bagi umat Buddha. “Saya mendukung penuh pembangunan Vihara Bhoga Prajna dengan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Medan. Pemko Medan juga memberikan dukungan, baik berupa material maupun moral, untuk umat Buddha,” ujar Wali Kota Rico Waas dalam sambutannya.
Seperti halnya rumah ibadah agama lain, vihara memiliki fungsi penting, antara lain memperkuat keyakinan umat Buddha sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Buddha. Namun, kerap kali vihara keliru disebut sebagai kelenteng. Padahal, vihara merupakan tempat ibadah umat Buddha, sedangkan kelenteng diperuntukkan bagi penganut Taoisme maupun Konfusianisme.
Master Hsin Ting menegaskan bahwa pembangunan vihara ini diharapkan menjadi pusat pelatihan spiritual umat Buddha. “Bangga bisa menyaksikan sekaligus ikut meletakkan batu pertama pembangunan Vihara Bhoga Prajna di Medan. Semoga vihara ini dapat dijaga dan dilestarikan sebagai tempat melatih diri dan memperoleh berkah,” pungkasnya. (V24/Vin)










