VIRAL24.CO.ID – ASAHAN – Dalam rangka memperkuat peran PKK di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan terus menunjukkan progres positif dalam ajang Lomba TP-PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Tahun ini, Asahan berhasil masuk enam besar dengan empat kategori lomba yang dievaluasi, yakni Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Tertib Administrasi, serta IVA Test pada, Jumat 3 Oktober 2025.
Pembinaan difokuskan pada desa yang menjadi lokasi penilaian, yaitu Desa Urung Pane (Kecamatan Setia Janji), Desa Bunut Seberang (Kecamatan Pulau Bandring), Desa Perkebunan Teluk Dalam (Kecamatan Teluk Dalam), serta UPTD Puskesmas Aek Songsongan.
TP-PKK Asahan berupaya memastikan kesiapan teknis dan administrasi sesuai standar penilaian provinsi. Setiap kategori memiliki aspek evaluasi yang spesifik:
-
PAAR menitikberatkan pada peran keluarga dalam tumbuh kembang anak dan remaja.
-
UP2K menekankan keberlanjutan ekonomi keluarga.
-
Tertib Administrasi menilai kualitas pencatatan dan pelaporan kegiatan PKK.
-
IVA Test berfokus pada efektivitas deteksi dini kanker serviks.
Pendekatan berbasis kebutuhan nyata masyarakat ini sekaligus menunjukkan kontribusi PKK dalam mendukung program pembangunan daerah.
Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan optimisme meraih prestasi maksimal. Menurutnya, keberhasilan masuk tahap evaluasi tidak terlepas dari kerja keras pengurus TP-PKK desa hingga kabupaten, serta dukungan pemerintah daerah. Ia berharap capaian ini tidak hanya sebatas lomba, melainkan menjadi pendorong peningkatan kualitas hidup keluarga, pemberdayaan masyarakat, dan kesehatan perempuan di Kabupaten Asahan.
Kegiatan pembinaan juga memperlihatkan sinergi lintas sektor antara TP-PKK dengan jajaran OPD, kecamatan, dan desa. Dukungan kelembagaan yang solid diharapkan mampu memperkuat posisi Asahan sebagai salah satu kabupaten yang konsisten mengembangkan program PKK secara berkelanjutan. Target meraih juara umum pun diharapkan tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga mencerminkan keberhasilan implementasi program PKK di tengah masyarakat. (RE)






