VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi atas langkah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang berencana menambah kuota rumah subsidi di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan. Penambahan kuota tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang membutuhkan hunian layak.
Apresiasi itu disampaikan Rico Waas usai mendampingi Menteri PKP RI Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Jumat (10/10/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Kota Medan.
Kami sangat mengapresiasi Pak Menteri yang ingin membuat sejarah baik untuk Kota Medan dengan menambah kuota rumah subsidi bagi masyarakat. Beliau menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang membutuhkan rumah, dan kami siap memberikan dukungan penuh, ujar Rico Waas.
Dalam peninjauan ke MPP tersebut, turut hadir Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Di sela-sela kunjungan, Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan sejumlah masukan kepada Pemko Medan, salah satunya mengenai pentingnya melakukan sosialisasi masif terkait pengurusan PBG dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang digratiskan bagi MBR.
Masukan tersebut langsung direspons oleh Wali Kota Medan. Rico memastikan akan segera melakukan evaluasi dan menindaklanjuti saran dari Menteri PKP.
“Akan langsung kami tindak lanjuti. Kami akan mensosialisasikan bahwa masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin mengajukan PBG tidak dikenakan biaya, termasuk bagi yang ingin merenovasi rumah. Program ini memang sudah disiapkan pemerintah untuk membantu masyarakat,” jelasnya.
Rico, yang dikenal rendah hati dan dekat dengan masyarakat, juga menyatakan dukungannya terhadap program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dari Kementerian PKP. Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat karena dapat meringankan pengelolaan keuangan rumah tangga.
“Kami di Pemko Medan menyambut baik program ini. Saat ini kita semua harus bijak dan disiplin dalam pengelolaan keuangan. Dengan adanya bantuan seperti ini, masyarakat akan sangat terbantu,” tambah Rico.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan bahwa kunjungannya bersama Mendagri ke Kota Medan bertujuan memastikan program tiga juta rumah yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto benar-benar menyentuh masyarakat, terutama kalangan berpenghasilan rendah di Sumatera Utara.
Maruarar menambahkan, melihat tingginya antusiasme masyarakat di berbagai daerah di Sumut, pihaknya memutuskan menambah kuota rumah subsidi di provinsi tersebut.
“Setelah kami tinjau langsung, terlihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu, kami menambah kuota rumah subsidi di Sumut dari 15.000 unit menjadi 20.000 unit untuk tahun ini. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, Maruarar juga menyoroti pentingnya program KUR Perumahan, yang tak hanya membantu masyarakat tetapi juga memberdayakan kontraktor, pengembang, dan toko bangunan yang masuk kategori UMKM.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, terutama di Sumut dan Kota Medan. Jangan sampai penyerapannya tidak maksimal,” pungkasnya. (Vin)






