Wabup Taput Sambut Kunjungan Luhut Tinjau Program Perlinsos Digital

VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA – Kabupaten Tapanuli Utara menjadi salah satu daerah pelopor transformasi digital dalam penyaluran bantuan sosial di Indonesia. Komitmen tersebut mendapat perhatian pemerintah pusat melalui kunjungan kerja Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan, ke Desa Sitampurung, Kecamatan Siborongborong, Jumat (10/7/2026).

Kedatangan Luhut disambut Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Satya Dharma Nababan, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Siborongborong, serta Kepala Desa Sitampurung. Turut hadir Penasihat Khusus Kantor Perdana Menteri Singapura Theo Chee Hean dan Direktur Eksekutif Komite Percepatan Transformasi Digital, Tubagus Nugraha.

Kunjungan tersebut bertujuan memantau pelaksanaan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang dikembangkan untuk meningkatkan akurasi dan transparansi penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan bahwa digitalisasi bantuan sosial bukan hanya modernisasi sistem, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan penyaluran bantuan lebih adil, transparan, dan tepat sasaran. Sistem tersebut mengintegrasikan berbagai program bantuan, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan, bantuan pendidikan, hingga subsidi energi berupa BBM dan listrik.

Sementara itu, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mengimplementasikan transformasi digital penyaluran bantuan sosial. Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang didorong Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

“Ini adalah langkah maju untuk keadilan dan kelayakan penerima bantuan sosial. Kita ingin memastikan tidak ada lagi hak masyarakat miskin yang salah sasaran,” tegas Luhut.

Ia berharap implementasi Perlinsos Digital di Kabupaten Tapanuli Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempercepat transformasi digital pelayanan publik sekaligus memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. (TD)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait