VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Meskipun Kota Medan sudah turun dari level 4 menjadi level 3, Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan kepada seluruh pihak serta masyarakat untuk tetap gencar menerapkan 3T (testing, tracing, treatment) dan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi Mobilisasi). Dengan gencarnya melakukan 3T dan 5M ini, Bobby Nasution optimis Pemko Medan dapat turun ke level 2 bahkan level 1 maupun zona hijau.
Demikian hal ini dikatakan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Covid-19 di Kota Medan di Posko Satgas Covid-19 Kota Medan/ Gedung PKK Kota Medan Jalan Rotan, Jumat (24/9). Rapat yang diikuti Sekda Wiriya Alrahman dan Pimpinan OPD serta Camat se-Kota Medan ini juga menghadirkan pihak rumah sakit se- Kota Medan.
Menurut Bobby Nasution, berdasarkan hasil koordinasi Dinas kesehatan dengan Kementerian Kesehatan, Kota Medan sudah bisa turun ke level 2. Namun, lanjut Bobby Nasution karena angka testing dan tracing yang belum mencapai target yang diberikan, maka Kota Medan berada di level 3.
Bobby Nasution menambahkan oleh sebab itu Pemko Medan mengajak seluruh rumah sakit yang ada di Kota Medan untuk bersama-sama bergandengan tangan bersama untuk gencar melakukan 3T khususnya testing dan tracing. Kemudian pihak rumah sakit juga melaporkan data 3T kepada Dinas Kesehatan Kota Medan.
Selain itu Bobby Nasution juga mengajak kepada 47 rumah sakit yang hadir untuk melayani masyarakat dalam melakukan 3T terutama testing dan tracing. Untuk memastikan pelaksanaan 3T di rumah sakit berjalan lancar, Bobby meminta kepada pihak rumah sakit agar membentuk tim yang terdiri dari 5 orang. Hal ini dilakukan agar lebih memaksimalkan guna mempercepat penanganan Covid-919 di Kota Medan.
Dijelaskan Bobby Nasution WHO menargetkan tracing minimal 15 kontak erat, kemarin ditargetkan level tinggi itu 8, Karena jumlah kasus perhari tinggi diatas 500. Saat ini kasus di bawah 100, bahkan turun jadi 55 kasus sehingga kita optimis dengan melibatkan pihak rumah sakit 15 kontak erat dapat di tracing dan testing. (VIN)










