VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengingatkan BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi peserta. Hal tersebut disampaikan Bobby saat menerima audiensi BPJS Kesehatan di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Bobby menegaskan layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara optimal agar warga tidak mengalami kesulitan saat berobat.
“Kami apresiasi dukungan semua pihak dalam memperkuat layanan kesehatan di Sumatera Utara, khususnya BPJS Kesehatan, karena ini menjadi urusan wajib pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumut saat ini mengandalkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Program Berobat Gratis (Probis) sebagai program prioritas di sektor kesehatan.
Meski demikian, Bobby mengungkapkan masih terdapat kendala di lapangan, seperti pembatasan layanan berdasarkan jenis penyakit, hingga adanya pasien yang kesulitan mendapatkan pelayanan di rumah sakit.
“Masih ada masyarakat yang kesulitan berobat atau tidak diterima di rumah sakit. Padahal, melalui program Universal Health Coverage (UHC), masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan layanan kesehatan,” tegasnya.
Bobby juga meminta pemerintah kabupaten/kota mengoptimalkan alokasi anggaran kesehatan agar lebih tepat sasaran, serta memperkuat sinergi pembiayaan antara pemerintah pusat dan daerah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara jumlah peserta dan kualitas layanan yang diberikan fasilitas kesehatan.
“Jika masih ada penolakan dari rumah sakit, kami harapkan BPJS Kesehatan dapat memberikan sanksi tegas,” katanya.
Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam merealisasikan program UHC dalam waktu kurang dari satu tahun.
Ia menegaskan BPJS Kesehatan mendukung penuh Program Berobat Gratis (Probis) yang menjadi salah satu program unggulan di Sumatera Utara. (V24/RT)







