Sekda Taput Hadiri Ibadah Syukur 125 Tahun HKBP Nagasaribu Pohan Jae

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Perayaan Jubileum ke-125 Tahun HKBP Nagasaribu Pohan Jae di Kecamatan Siborongborong berlangsung khidmat, Minggu (8/3/2026). Acara dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Utara, Drs. Henry M. M. Sitompul, M.Si, bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah. Kehadiran pemerintah menunjukkan dukungan terhadap keberlangsungan peran gereja dalam pembangunan sosial dan moral masyarakat.

Perayaan jubileum ini juga dihadiri Ephorus HKBP Dr. Victor Tinambunan, tokoh gereja yang memberikan arahan dan doa syukur atas perjalanan panjang HKBP Nagasaribu Pohan Jae. Momentum 125 tahun ini menjadi sarana refleksi dan penghargaan atas kiprah jemaat dalam pelayanan keagamaan dan sosial.

“Acara ini tidak hanya ungkapan syukur, tetapi juga mempererat kebersamaan antara gereja, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun Tapanuli Utara yang maju dan berbudaya,” ujar Ephorus Dr. Victor Tinambunan.

Sekda Tapanuli Utara, Drs. Henry M. M. Sitompul, M.Si, mengapresiasi peran HKBP Nagasaribu Pohan Jae dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Perayaan diisi dengan ibadah syukur, doa bersama, dan paparan sejarah gereja yang menyoroti perjalanan panjang pelayanan HKBP Nagasaribu Pohan Jae. Selain itu, beberapa kegiatan sosial seperti pemberian bantuan kepada warga kurang mampu juga dilakukan sebagai bagian dari peringatan jubileum.

Hadir dalam perayaan tersebut tokoh masyarakat, pimpinan perangkat daerah, serta jemaat dari berbagai usia. Para peserta menyatakan kebanggaannya atas konsistensi gereja yang tetap aktif membina iman dan berperan dalam pembangunan moral dan sosial masyarakat.

Acara jubileum ini juga menjadi momentum bagi generasi muda jemaat untuk melanjutkan pelayanan dan meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Perayaan ditutup dengan doa syukur dan harapan agar HKBP Nagasaribu Pohan Jae terus berkembang, menjadi sarana pembinaan iman, dan mempererat kerjasama antara masyarakat, gereja, dan pemerintah demi Tapanuli Utara yang lebih maju dan berkelanjutan. (TD)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *