VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA – Bupati Tapanuli Utara bersama Wakil Bupati, Kapolres, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) menggelar dialog dengan masyarakat di Kantor Desa Siraja Hutagalung, Kecamatan Siatas Barita, Senin (1/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat dibahas, mulai dari aktivitas penambangan pasir, irigasi pertanian, layanan air minum, hingga upaya peningkatan sektor pertanian.
Menanggapi keluhan warga terkait aktivitas galian pasir, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk mengambil langkah tegas terhadap kegiatan penambangan yang dinilai meresahkan masyarakat dan berpotensi merusak lingkungan.
Pemerintah Kabupaten akan menerbitkan surat edaran yang melarang aktivitas penambangan pasir di wilayah Sipoholon hingga Pansur Napitu. Kebijakan tersebut juga akan diperkuat dengan pemasangan plang larangan di sejumlah titik.
Selain itu, Polres Tapanuli Utara akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan para penambang terkait ketentuan yang berlaku. Bupati menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Para penambang juga akan dipanggil untuk membuat surat pernyataan dan perjanjian agar tidak lagi melakukan aktivitas penambangan yang merugikan masyarakat maupun lingkungan,” ujarnya.
Terkait kebutuhan irigasi pertanian, Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mendukung pembangunan talang air yang dibutuhkan masyarakat.
Pembangunan talang air tersebut direncanakan mulai dilaksanakan tahun ini guna meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian dan mendukung produktivitas petani.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan budaya gotong royong, khususnya melalui kegiatan bersama setiap hari Jumat, sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kebersamaan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan memberikan bantuan satu unit traktor kepada Desa Siraja Hutagalung guna membantu petani dalam mengelola lahan pertanian secara lebih efektif.
Sementara itu, terkait layanan air minum, Bupati menjelaskan bahwa saat ini sedang dibangun fasilitas Perusahaan Air Minum (PAM) berkapasitas 50 liter per detik untuk menambah kapasitas layanan yang telah tersedia sebesar 50 liter per detik.
Dengan total kapasitas mencapai 100 liter per detik, layanan air minum tersebut diproyeksikan mampu melayani sekitar 10.000 sambungan rumah dan memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Sipoholon, Tarutung, dan Siatas Barita.
Menanggapi keluhan warga mengenai bau kaporit pada air, Bupati memastikan bahwa air yang didistribusikan telah melalui proses pengolahan dan penyaringan sesuai standar sehingga aman dan layak dikonsumsi.
Pemerintah Kabupaten, lanjutnya, akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan guna memberikan layanan air minum yang lebih baik kepada masyarakat. (TD)






