Rotasi Pejabat Taput, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA –  Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melakukan penguatan organisasi melalui pelantikan pejabat administrator, pengawas, fungsional, serta Kepala UPTD Puskesmas. Pelantikan dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Tapanuli Utara, Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., beserta jajaran pimpinan perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan merupakan bagian dari manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan secara terukur, objektif, serta mengacu pada kompetensi, kinerja, dan integritas. Menurutnya, kebijakan tersebut tidak sekadar mengisi jabatan yang kosong, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas birokrasi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Penataan ini dilakukan agar seluruh perangkat daerah mampu bergerak selaras dalam menyukseskan program-program pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara,” ujar Deni.

Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh rasa syukur, semangat, dan tanggung jawab. Menurutnya, kinerja yang ditunjukkan sejak hari pertama bertugas akan menjadi tolok ukur dalam penilaian karier di masa mendatang.

“Tunjukkan performa, kompetensi, dan kualitas Bapak/Ibu sekalian di tempat yang baru. Performa yang konsisten akan menjadi parameter objektif bagi pimpinan dalam menilai kelayakan saudara ke depan,” katanya.

Selain itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya menginternalisasi dua nilai utama Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), yakni integritas dan profesionalisme. Ia mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab tanpa harus menunggu pengawasan dari pimpinan.

Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap roda pemerintahan semakin efektif, pelayanan publik terus meningkat, serta pelaksanaan program pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (TD)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *