VIRAL24.CO.ID – MEDAN — Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi salah satu pijakan penting dalam memperkuat kebijakan dan pembangunan ekonomi di Kota Medan. Pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut dinilai penting untuk memperoleh gambaran aktual mengenai kondisi dan potensi perekonomian masyarakat.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turut mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan BPS. Keterlibatan kepala daerah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan sensus dengan menyampaikan data dan informasi secara benar.
Rico mengajak masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang akurat dibutuhkan pemerintah untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran sesuai kondisi perekonomian di lapangan.
Pendataan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai berbagai aktivitas ekonomi, termasuk perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, jasa, industri, serta sektor-sektor ekonomi lainnya yang berkembang di Kota Medan, Kamis (25/6/2026).
Bagi pemerintah daerah, ketersediaan data ekonomi yang lebih lengkap dapat menjadi dasar dalam menentukan program pengembangan usaha, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Sensus Ekonomi juga dapat membantu pemerintah memetakan potensi dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Informasi tersebut penting untuk menentukan bentuk dukungan yang dibutuhkan, mulai dari pengembangan kapasitas usaha, akses pasar, pembiayaan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam konteks penguatan UMKM, data yang akurat dapat membantu pemerintah mengetahui sebaran dan karakteristik pelaku usaha di berbagai wilayah. Dengan demikian, program pemberdayaan dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi masing-masing sektor maupun wilayah.
Rico menilai partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan pendataan ekonomi. Karena itu, masyarakat diharapkan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya sehingga hasil sensus mampu menggambarkan struktur perekonomian secara objektif.
Data yang dihasilkan Sensus Ekonomi 2026 selanjutnya diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan perencanaan pembangunan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Penggunaan data secara tepat dapat membantu menentukan prioritas kebijakan sekaligus mengukur perkembangan ekonomi dari waktu ke waktu.
Selain menjadi dasar penyusunan kebijakan, hasil sensus juga dapat memperkuat pemetaan peluang investasi dan pengembangan sektor unggulan daerah. Kota Medan dengan karakter sebagai pusat perdagangan dan jasa di Sumatera Utara membutuhkan basis data ekonomi yang mampu menggambarkan dinamika dunia usaha secara menyeluruh.
Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi agenda pendataan sepuluh tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat fondasi perencanaan ekonomi daerah.
Dengan dukungan masyarakat dan pelaku usaha, data yang dihimpun diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran, memperkuat UMKM, mendorong investasi dan kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Medan. (V24/ART/RT)






