VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan lebih proaktif mencari investor untuk mengoptimalkan aset perusahaan agar memiliki nilai ekonomi dan mampu meningkatkan pendapatan daerah.
Dorongan tersebut disampaikan Rico Waas saat memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027 di Balai Kota Medan, Rabu (4/11/2026).
Dalam rapat tersebut, Rico menyoroti pentingnya keberanian manajemen PUD Pembangunan menjalin kerja sama dengan pihak swasta, khususnya untuk mengembangkan aset-aset strategis yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Salah satu aset yang menjadi perhatian adalah kawasan Gelanggang Remaja. Menurut Rico, lokasinya yang hanya berjarak sekitar satu kilometer lebih dari pusat kota memiliki potensi komersial yang besar untuk dikembangkan menjadi fasilitas olahraga terpadu (sport center) maupun pusat bisnis.
“Ini salah satu lahan prime area terbaik yang ada di Kota Medan, jaraknya hanya sekitar satu kilometer lebih dari pusat kota. Siapa yang tidak mau kerja sama di sini? Kalau tempat ini dikelola dengan bagus, bisa dibuat sport center atau pusat bisnis lainnya,” ujar Rico.
Ia juga menyoroti kendala yang selama ini dihadapi dalam menarik minat investor, terutama terkait keterbatasan durasi kerja sama atau sewa aset yang dinilai terlalu singkat.
Menanggapi persoalan tersebut, Rico menyebutkan PUD Pembangunan memiliki fleksibilitas dalam menjalin kerja sama sebagai entitas perusahaan yang terpisah dari pengelolaan aset langsung Pemerintah Kota Medan.
Dengan fleksibilitas tersebut, perusahaan diharapkan dapat melakukan negosiasi kontrak kerja sama jangka panjang, bahkan lebih dari lima hingga 10 tahun, guna memberikan kepastian bagi investor dan meningkatkan daya tarik investasi.
Meski demikian, Rico menegaskan bahwa kerja sama dengan investor harus tetap memperhatikan keberadaan kantor utama PUD Pembangunan di kawasan tersebut.
“Yang terpenting pada saat menjalin kerja sama, eksistensi kantor utama PUD Pembangunan di kawasan tersebut wajib dipertahankan dan tidak boleh hilang,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PUD Pembangunan Kota Medan Karya Septianus Bate’e dalam laporannya menyampaikan terdapat tiga objek utama yang menjadi fokus pembahasan dan pengembangan strategis perusahaan.
Ketiga objek tersebut meliputi kawasan Kolam Renang Deli dan Gelanggang Remaja, kawasan pergudangan PKTM, serta Medan Zoo.
Rapat tersebut turut dihadiri Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Citra Effendi Capah, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Melalui optimalisasi aset dan penjajakan kerja sama dengan investor, Pemko Medan berharap PUD Pembangunan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan, mengembangkan potensi ekonomi aset daerah, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah. (Vin)






