VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wakil Ketua DPRD Kota Medan H Rajudin Sagala mengatakan, perbedaan perayaan Idul Adha di sejumlah daerah di Indonesia merupakan hal biasa, dan tak perlu dibesar-besarkan.
“Tak perlu lah dibesar-besarkan terkait perbedaan Tentu saja akibat perbedaan perayaan Idul Adha di sejumlah daerah di Indonesia dan merupakan hal biasa. Yang terpenting adalah ambil hikmanya perbedaan tersebut,” kata Rajudnin Sagala, Jum’at (8/7/2022) sore.
Yang pasti, lanjut Politisi senior Partai Keadilan Sejarah (PKS) ini, pemerintah akan mengumpulkan utusan dari berbagai Organisasi Islam mulai dari MUI, NU, Muhammadiyah, Al-Washliyah, Persis, Perti dan ormas Islam lainnya.
Ditambahkannya, jika umara (pemimpin) sudah memutuskannya maka, kita sebagai rakyat tentu harus mengikutinya. “Karena hal tersebut bagian dari ajaran islam, dan sebagai bentuk patuh pada keputusan umara,” tandasnya.
Terlebih, sambung Rajuddin, ini merupakan ibadah yang sifatnya sunnat, jika dikerjakan berpahala ditinggalkan tidak berdosa. Jangan sampai gara-gara perbedaan yang sifatnya furu‘, menyebabkan ummat terpecah. (VIN)









