Polda Sumut Klarifikasi Dugaan Salah Tangkap di Bandara Kualanamu

Sumut87 views

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Polda Sumatera Utara (Sumut) memberikan klarifikasi sekaligus menindaklanjuti insiden dugaan salah tangkap yang terjadi di Bandara Kualanamu. Sebanyak empat personel Polrestabes Medan kini menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika personel Polrestabes Medan tengah melakukan penyelidikan kasus scamming dan judi online. Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat nama seorang terduga pelaku bernama Iskandar yang diduga terlibat dalam kasus tersebut dan terdeteksi berada di Bandara Kualanamu.

“Mengingat kasus judi online membutuhkan kecepatan dalam proses penyelidikan, personel langsung berkoordinasi dengan pihak bandara untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Kombes Ferry, Jumat (17/10/2025).

Setelah dilakukan pengecekan, lanjut Ferry, petugas mendapati nama Iskandar tercantum dalam daftar manifest penumpang pesawat. Personel kemudian melakukan pemeriksaan identitas (profiling). Namun, hasil pengecekan menunjukkan bahwa Iskandar tersebut ternyata merupakan Ketua Partai NasDem Sumut.

“Dalam hal ini memang terjadi kesamaan nama. Setelah dilakukan pendalaman, dipastikan Ketua NasDem Sumut itu tidak terlibat dalam kasus judi online,” jelasnya.

Ferry menegaskan, tindakan personel di lapangan bukan merupakan penangkapan, melainkan pemeriksaan identitas untuk memastikan kesesuaian data.

“Personel hanya melakukan pengecekan untuk memastikan apakah nama Iskandar yang diduga terlibat kasus scamming dan judi online sama dengan Iskandar yang berada di dalam pesawat. Setelah dicocokkan, ternyata bukan orang yang sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ferry menyampaikan permohonan maaf dari pihak kepolisian atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat peristiwa tersebut.

“Kami dari pihak kepolisian meminta maaf apabila terdapat ketidaknyamanan atau ketersinggungan dari yang bersangkutan maupun pihak lain. Kami mohon maaf atas kejadian ini,” pungkasnya. (V24/MA)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait