VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan meminta Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Sistem Kesehatan Kota Medan disusun secara komprehensif, memiliki kepastian hukum, serta mampu menjawab berbagai persoalan pelayanan kesehatan yang dihadapi masyarakat.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala, S.Pd.I., saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap Ranperda Sistem Kesehatan Kota Medan dalam rapat paripurna DPRD Medan, Senin (12/10/2026).
Ia mengingatkan, Fraksi PKS sebelumnya telah menyampaikan pandangan atas usulan perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2012 pada 10 Februari 2026, kemudian menyampaikan jawaban atas nota pengantar kepala daerah terkait Ranperda inisiatif DPRD mengenai perubahan perda yang sama pada 6 April 2026. Karena itu, kejelasan arah regulasi dan sinkronisasi seluruh aturan di sektor kesehatan dinilai penting agar menjadi satu kesatuan payung hukum yang saling mendukung.
Selain kepastian hukum, Fraksi PKS menyoroti keluhan masyarakat terkait proses administrasi dan prosedur pelayanan kesehatan yang dinilai berbelit-belit. Menurut Rajudin, persoalan administratif tidak boleh menjadi penghalang bagi warga untuk memperoleh layanan kesehatan saat dibutuhkan.
Rajudin menambahkan, pembahasan Ranperda harus dilakukan melalui kajian komprehensif dan tepat sasaran dengan menempatkan aspirasi masyarakat sebagai bagian penting dalam penyusunan regulasi. Fraksi PKS berharap aturan yang nantinya ditetapkan mampu mendorong pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, efektif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi warga Kota Medan.
Fraksi PKS juga meminta agar Ranperda Sistem Kesehatan tidak hanya berfokus pada aspek kuratif atau pengobatan, tetapi turut memperkuat upaya promotif dan preventif. Upaya tersebut mencakup peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, pencegahan penyakit sejak dini, perbaikan sanitasi, pemenuhan gizi, serta pengendalian faktor risiko kesehatan. (Vin)






