VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menggelar program Mudik Gratis untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Sebanyak 5.500 kursi disiapkan untuk berbagai moda transportasi, mulai dari angkutan jalan, kereta api, transportasi laut hingga penyeberangan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Sumut, Rochani Litiloly, mengatakan program tersebut bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman tanpa biaya.
“Program ini menjadi solusi bagi warga Sumatera Utara untuk melakukan perjalanan mudik yang aman, nyaman dan tanpa biaya,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (6/3/2026).
Pendaftaran program Mudik Gratis Idulfitri 1447 H/2026 dibuka secara daring melalui laman https://mudikgratis.pemprovsu.id sejak 2 hingga 10 Maret 2026. Pendaftaran akan ditutup lebih awal apabila kuota telah terpenuhi.
Untuk moda transportasi darat, Pemprov Sumut menyediakan sebanyak 3.120 kursi dengan sejumlah rute, di antaranya Medan–Sibuhuan–Sosa, Medan–Gunung Tua–Padangsidimpuan, Medan–Sibolga–Barus, Medan–Sidikalang–Salak, serta Medan–Padangsidimpuan.
Sementara untuk kereta api disediakan 800 kursi rute Medan–Rantau Prapat dan 500 kursi rute Medan–Tanjungbalai. Untuk angkutan laut disiapkan masing-masing 400 kursi rute Belawan–Batam dan Batam–Belawan.
Selain itu, moda transportasi penyeberangan juga disiapkan bagi masyarakat yang akan mudik ke Kepulauan Nias melalui rute Sibolga–Gunungsitoli dan Gunungsitoli–Sibolga.
Rochani menyebutkan hingga saat ini sebanyak 4.500 pendaftar telah diverifikasi dan sedang dalam proses pengambilan tiket.
“Sesuai SOP, pemudik harus mendaftar secara online dan pengambilan tiket dilakukan secara offline. Hal ini untuk memastikan keseriusan calon pemudik,” katanya.
Setelah proses verifikasi, calon pemudik diberikan waktu selama dua hari untuk mengambil tiket. Jika tidak diambil dalam batas waktu tersebut, Dishub Sumut akan menghubungi pendaftar. Apabila pemudik membatalkan keberangkatan, kuota akan diberikan kepada pendaftar lainnya.
Adapun jadwal keberangkatan untuk angkutan jalan dilaksanakan pada 17, 18, dan 19 Maret 2026, sedangkan arus balik pada 26, 27, dan 28 Maret 2026. Untuk kereta api dijadwalkan berangkat pada 16, 18, 27, dan 28 Maret 2026, sementara angkutan laut pada 16 dan 23 Maret 2026.
Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik, Dishub Sumut juga telah melakukan berbagai persiapan, di antaranya pemeriksaan kelaikan kendaraan (ram check) di pool dan terminal, tes urine bagi sopir, serta koordinasi dengan sejumlah instansi terkait seperti Jasa Raharja, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumut, dan Dinas Kesehatan.
Selain itu, Pemprov Sumut bersama sejumlah instansi juga telah melakukan survei kondisi prasarana jalan di jalur mudik. Hasil survei menemukan beberapa titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan longsor di sejumlah jalur yang dilalui pemudik.
Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sumut, Riris Sijabat, mengatakan jalur Batu Lobang masih dalam proses perbaikan sehingga bus mudik gratis dialihkan melalui jalur Simpang Rampa–Poriaha menuju Sibolga. (V24/RT)






