VIRAL24.CO.ID – NIAS BARAT – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan beasiswa kepada lima dokter untuk melanjutkan pendidikan ke Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Kelima dokter tersebut diproyeksikan bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Nias Barat.
RSUD Pratama Nias Barat merupakan salah satu rumah sakit yang masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) nasional. Pemerintah pusat tengah meningkatkan kelas rumah sakit tersebut dari tipe D menjadi tipe C, sekaligus melengkapi fasilitas penunjang pelayanan kesehatan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut turut menyiapkan sumber daya manusia (SDM) guna mendukung operasional rumah sakit, khususnya dokter spesialis. Lima dokter yang menerima beasiswa akan mengambil spesialisasi untuk menangani penyakit dengan angka kematian tertinggi, seperti stroke, jantung, kanker, gagal ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak.
“Kami sudah membahas ini dengan Pak Bupati untuk jangka menengah dan panjang. Saat ini kami menyekolahkan lima dokter untuk mengambil spesialis dan nantinya akan ditempatkan di sini. Ditambah ada dua dokter yang mandiri,” ujar Bobby Nasution usai meninjau pembangunan RSUD Pratama Nias Barat di Jalan Budi Utomo, Desa Onolimbu, Kabupaten Nias Barat, Kamis (12/2/2026).
Ia juga memastikan pembangunan gedung tiga lantai RSUD Pratama Nias Barat berjalan sesuai ketentuan. Meski distribusi material sempat terganggu akibat banjir dan longsor pada akhir 2025, progres pembangunan disebut masih sesuai jadwal.
“Belum ada deviasi, belum ada minus. Penambahan pekerjaan dalam adendum masih bisa dikejar dan diselesaikan tepat waktu,” katanya.
Salah seorang pasien RSUD Pratama Nias Barat, Herman Halawa, menyambut baik peningkatan layanan kesehatan di daerahnya. Selama ini, warga Nias Barat harus dirujuk ke RSUD dr. M. Thomsen Nias di Gunungsitoli untuk penanganan penyakit kronis.
“Syukur kalau nanti sudah selesai dan dokternya lengkap, jadi kami tidak perlu lagi ke Gunungsitoli yang jaraknya dua jam. Sampai di sana pun sering harus mengantre,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Bobby didampingi Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu dan Direktur RSUD Pratama Nias Barat Wirasto Gulo. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut Faisal Hasrimy, Kepala Dinas Pendidikan Alexander Sinulingga, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. (V24/RT)







