VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Kodim 0201/Medan untuk mempercepat pembangunan sekaligus menerjemahkan berbagai program pemerintah pusat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo saat menjadi narasumber dalam program podcast TVRI Sumut, Selasa (11/8/2026).
Dalam podcast yang berlangsung santai dan informatif tersebut, Rico Waas mengatakan komunikasi dan koordinasi intensif antara Pemko Medan, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan perkotaan sekaligus menjaga keutuhan bangsa.
Menurut Rico, salah satu fokus sinergi Pemko Medan dan Kodim 0201/Medan saat ini adalah pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Pemko Medan bersama Kodim tengah memetakan aset lahan milik daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program tersebut.
“Lokasi KDMP yang saat ini sudah siap beroperasi ada di Medan Tuntungan, Medan Denai, dan Medan Amplas. Khusus di Medan Tuntungan, lokasinya sangat strategis karena berdekatan langsung dengan fasilitas Sekolah Rakyat,” kata Rico.
Rico juga mengapresiasi kontribusi TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur fasilitas publik. Salah satu infrastruktur yang telah selesai dibangun adalah jembatan yang menghubungkan Kecamatan Medan Polonia dengan Medan Maimun.
“Keberadaan jembatan ini sangat penting karena memudahkan mobilitas harian warga, khususnya akses anak-anak menuju sekolah,” ujarnya.
Sinergi Pemko Medan dan Kodim 0201/Medan juga diwujudkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rico mengatakan, Pemko Medan bersama Kodim turut mengawal ketercukupan gizi bagi generasi muda, termasuk memastikan kelancaran pasokan bahan pokok.
“Target di Kota Medan sebanyak 255 SPPG untuk menjangkau 700.000 anak. Kami berkomitmen penuh mendukung program ini, dengan fokus menjaga kelancaran suplai bahan pokok,” katanya.
Di sektor pendidikan, Rico turut mendukung kehadiran Sekolah Rakyat di Kota Medan. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu pintu gerbang bagi masa depan anak bangsa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Di Sekolah Rakyat, anak-anak kita diajarkan kedisiplinan, tetapi tetap menyenangkan bagi para siswa. Berbeda dengan sekolah biasa pada umumnya. Fasilitas yang ada juga cukup lengkap untuk menunjang kualitas pendidikan siswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo menegaskan keterlibatan TNI dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang untuk membantu percepatan tugas-tugas negara pada masa damai.
“Sinergi ini menegaskan bahwa pembangunan kota yang inklusif hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan saling menguatkan antarinstansi,” ujarnya. (Vin)








