VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN — Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih bersama jajaran pimpinan perangkat daerah melaksanakan kunjungan kerja sekaligus Pelayanan Publik Terpadu di Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Simalungun mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan administrasi kependudukan, kesehatan, jaminan sosial, keluarga berencana, dan bantuan sosial.
Kedatangan Bupati dan rombongan disambut Camat Girsang Sipangan Bolon Viktor Sijabat bersama unsur Forkopimca, para pangulu dan lurah, jajaran TP PKK, tokoh masyarakat, serta warga yang memanfaatkan layanan terpadu.
Sejumlah layanan disediakan di lokasi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melayani perekaman KTP elektronik, penerbitan Kartu Identitas Anak, akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, serta perubahan data Kartu Keluarga.
Dinas Kesehatan membuka pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat secara gratis. BPJS Kesehatan melayani kepesertaan dan administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sedangkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana memberikan edukasi serta pelayanan program KB. Dinas Sosial juga menyalurkan paket sembako kepada lansia dan keluarga kurang mampu.
Pelayanan publik turut dirangkaikan dengan pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Pemerintah menyediakan 1 ton beras SPHP dengan harga Rp58.000 per karung, 100 liter minyak goreng seharga Rp16.000 per liter, serta 1.500 butir telur ayam dengan harga Rp1.800 per butir.
Mewakili masyarakat, Marhalan Silalahi mengapresiasi kehadiran Bupati dan jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, pelayanan yang dibawa langsung ke tengah masyarakat sangat membantu warga.
“Kehadiran Bupati di tengah kami merupakan kebanggaan tersendiri. Pelayanan yang dibawa sangat membantu warga. Semoga perhatian pemerintah terhadap Parapat terus ditingkatkan agar pembangunan dan kesejahteraan semakin maju,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses masyarakat.
“Kami hadir di sini untuk memberikan pelayanan terbaik bagi saudara semua,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti potensi pariwisata Parapat yang merupakan salah satu kawasan strategis di sekitar Danau Toba. Ia mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi menghadirkan program dan kegiatan kreatif untuk meningkatkan daya tarik wisatawan.
“Parapat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan telah dikenal hingga mancanegara. Diperlukan kolaborasi dan kreativitas bersama untuk menghadirkan berbagai program dan kegiatan guna meningkatkan daya tarik wisatawan,” ujar Anton.
Menurutnya, pengembangan pariwisata perlu berjalan beriringan dengan peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan turut berperan dalam menyusun program yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah program pembangunan infrastruktur di kawasan Parapat. Di antaranya rekonstruksi Jalan Talun Sungkit-Bukit Barisan sepanjang 1.100 meter dengan anggaran Rp2,2 miliar dan Jalan Lingkungan III sepanjang 127 meter senilai Rp450 juta.
Selanjutnya, pembangunan Jalan Huta Borno I dan II menuju Terminal Sosor Saba Parapat masing-masing sepanjang 128 meter dan 107 meter dengan anggaran Rp200 juta per ruas, serta Jalan Gang Bahagia Lingkungan I sepanjang 97 meter senilai Rp200 juta.
Selain pembangunan jalan, pemerintah daerah telah menyelesaikan pengadaan satu unit pompa di RTP Pantai Bebas Parapat senilai Rp17,6 juta. Pemerintah juga merencanakan pembangunan dan rehabilitasi Jalan Usaha Tani sepanjang 150 meter senilai Rp197,25 juta serta rehabilitasi jaringan irigasi sepanjang 245 meter di Kelurahan Girsang dan Nagori Sipangan Bolon, masing-masing senilai Rp196 juta.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih mengingatkan pentingnya peran kader PKK dan Posyandu dalam mendukung pembangunan keluarga.
“Kader PKK dan Posyandu harus semakin aktif mendampingi masyarakat, memberi edukasi kesehatan, pengasuhan anak, hingga kesejahteraan keluarga. Kekuatan pembangunan bermula dari keluarga yang sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Kunjungan kerja dan Pelayanan Publik Terpadu tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan pelayanan serta pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh warga Parapat. (V24/RT)






