Pemkab Taput Koordinasikan Bantuan Jadup untuk Korban Bencana

VIRAL24.CO.ID – TAPANULI UTARA – Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan memimpin rapat bersama perangkat daerah teknis dan para camat guna membahas penyaluran Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin (9/3/2026), dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Tapanuli Utara Henry M. M. Sitompul.

Dalam rapat itu, para camat menyampaikan laporan terkait kondisi wilayah masing-masing serta perkembangan situasi di tengah masyarakat mengenai penyaluran bantuan tersebut.

Wakil Bupati menegaskan agar seluruh perangkat daerah bersama tim verifikasi dan validasi tetap berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku serta terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial.

“Kita akan tetap mengupayakan agar masyarakat yang benar-benar terdampak dapat menerima bantuan jaminan hidup ini sesuai ketentuan. Kita akan melakukan pendataan lanjutan. Saya harap tim verifikasi dan validasi bekerja dengan baik sehingga datanya semakin akurat untuk diajukan kepada pemerintah pusat,” tegas Wakil Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terkait proses penyaluran bantuan.

“Kita juga perlu menyampaikan informasi secara lengkap dan terbuka sehingga masyarakat dapat memahami dengan baik. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mendukung penuh upaya membantu masyarakat yang tertimpa bencana,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa pemerintah daerah akan menyusun usulan baru calon penerima Bantuan Jaminan Hidup berdasarkan petunjuk teknis yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri untuk selanjutnya diajukan kepada Kementerian Sosial.

Masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang belum menerima Bantuan Jaminan Hidup diimbau untuk melaporkan kondisi mereka kepada kepala desa setempat agar dapat didata dan diverifikasi lebih lanjut. (TD)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *