VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun meraih Juara I Lomba Stand Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota pada Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Penghargaan tersebut diumumkan pada malam penutupan PENAS XVII, Rabu (24/6/2026).
Selain menjadi juara pada kategori stand, Kabupaten Simalungun juga meraih Juara II Lomba Asah Terampil serta Juara III Temu Karya Petani-Nelayan.
Keberhasilan tersebut menjadi capaian membanggakan bagi Kabupaten Simalungun sekaligus menunjukkan potensi sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Stand Kabupaten Simalungun menampilkan berbagai komoditas unggulan, inovasi pertanian, serta produk UMKM yang menjadi representasi potensi ekonomi masyarakat.
Prestasi tersebut juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan Bupati Anton Achmad Saragih dan Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga dalam mendorong pengembangan sektor pertanian, perikanan, serta peningkatan daya saing produk lokal.
Berdasarkan hasil penilaian panitia, Kabupaten Simalungun keluar sebagai Juara I Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, disusul Kabupaten Gorontalo Utara sebagai Juara II dan Kabupaten Banjar sebagai Juara III.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Jenri Saragih, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun. Terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, seluruh OPD, para petani, pelaku UMKM, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga Kabupaten Simalungun mampu meraih prestasi ini,” ujarnya.
Menurut Jenri, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan inovasi, kualitas produk, serta daya saing sektor pertanian dan perikanan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Prestasi di PENAS XVII semakin memperkuat posisi Kabupaten Simalungun sebagai salah satu daerah agraris yang memiliki potensi unggulan di tingkat nasional. (V24/RT)










