Muscab Pramuka Simalungun, Mixnon Andreas Simamora Terpilih jadi Ketua

Simalungun1 views

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Simalungun periode 2026-2031 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Simalungun Tahun 2026 yang berlangsung di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Kamis (25/6/2026).

Keputusan tersebut ditetapkan setelah seluruh tahapan Muscab dan rapat pleno selesai dilaksanakan.

Muscab yang mengusung tema “Menetapkan Langkah Organisasi Kompak, Solid, Berjuang untuk Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” dibuka secara resmi oleh Sekda Mixnon Andreas Simamora yang hadir mewakili Bupati Simalungun.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Utara, para camat, serta utusan Kwartir Ranting se-Kabupaten Simalungun.

Sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat kabupaten, Muscab menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja periode sebelumnya, menyusun program kerja masa bakti berikutnya, serta memilih kepengurusan baru.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simalungun, Bob Presly Saragih, melaporkan bahwa materi persidangan Muscab meliputi draf jadwal dan agenda Muscab, tata tertib, rencana kerja Kwarcab, serta rancangan keputusan-keputusan Muscab.

Dalam sambutannya, Wahyudi yang mewakili Ketua Kwarda Sumut berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga menghasilkan keputusan yang mampu membawa kemajuan organisasi.

Menurutnya, hasil Muscab diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka Kabupaten Simalungun dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Sementara itu, sambutan tertulis Bupati Simalungun selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang yang dibacakan Sekda menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka atas dedikasi mereka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda, mulai dari judi online, perundungan, penyalahgunaan narkotika, hingga masuknya pengaruh budaya asing yang dapat mengikis nilai gotong royong dan nasionalisme.

Karena itu, Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif serta mampu menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sekda juga mengingatkan bahwa Muscab tidak hanya menjadi agenda penyusunan program kerja lima tahunan, tetapi juga momentum evaluasi untuk merumuskan kebijakan organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, seluruh kepala perangkat daerah diminta mengaktifkan dan memberikan dukungan maksimal kepada Satuan Karya (Saka) Pramuka di lingkungan masing-masing. Dukungan serupa juga diharapkan dari para camat selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting di tingkat kecamatan.

“Mari kita alihkan energi dan waktu anak-anak dari penggunaan gawai yang berlebihan ke dalam kegiatan Pramuka yang seru, sehat, dan produktif. Hasilkanlah keputusan terbaik demi kemajuan Pramuka di Bumi Habonaron Do Bona yang kita cintai,” ujar Sekda. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *