Pemkab Simalungun Gandeng Pedagang Pasar Dukung Program MBG

Simalungun3 views

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mendorong pedagang dan pengelola pasar tradisional terlibat dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan bahan baku dapur MBG sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pedagang lokal.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Simalungun dengan Wakil Bupati Simalungun sekaligus Ketua Satgas MBG Simalungun, Benny Gusman Sinaga, di Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Kamis (3/9/2026).

Ketua APPSI Kabupaten Simalungun Sepri Ijon Saragih mengatakan, pihaknya siap membangun sinergi dengan Satgas MBG untuk memetakan potensi pasar dan komoditas yang dapat memenuhi kebutuhan bahan baku dapur MBG. Menurutnya, program tersebut juga berpotensi memberikan dampak ekonomi langsung kepada pedagang pasar.

“Kami ditekankan untuk terus berkoordinasi. Kami siap mengawal program MBG ini agar berjalan dengan baik di Simalungun,” ujar Sepri.

Sepri mengatakan, masih terdapat pedagang yang mengeluhkan rendahnya penyerapan dagangan meskipun Program MBG telah berjalan. Karena itu, APPSI berharap keberadaan program tersebut dapat turut menggerakkan aktivitas perdagangan di pasar-pasar tradisional.

“Ada beberapa curhatan pedagang, dagangannya tidak laku padahal ada program MBG. Kami berharap Ketua Satgas bisa bersinergi dengan APPSI sehingga pedagang dan pasar juga dapat merasakan manfaat dari program ini,” ungkapnya.

Saat ini, dari 56 pasar yang tercatat di Kabupaten Simalungun, sebanyak 24 pasar masih aktif, sedangkan 32 lainnya belum aktif. APPSI telah membentuk 17 komisariat dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) pada 10 Juli 2026. Struktur tersebut diharapkan menjadi jaringan komunikasi organisasi hingga tingkat pasar.

Selain pemetaan komoditas, APPSI juga menyampaikan rencana membuka gudang di sejumlah pasar untuk mendukung penyimpanan dan distribusi bahan pangan. APPSI juga berencana melakukan koordinasi dengan Perum Bulog terkait penguatan rantai pasok pangan.

Sekretaris APPSI Kabupaten Simalungun Marjo Situmorang mengatakan, pihaknya mendukung Program MBG sebagai program pemerintah. Namun, persoalan harga komoditas masih menjadi salah satu keluhan pedagang yang perlu dicarikan solusi bersama.

“Program Presiden Prabowo kita dukung. Banyak yang disampaikan pedagang, terutama terkait harga. Gotong royong sudah kita lakukan. Di beberapa pasar juga sudah kami fasilitasi internet,” ujar Marjo.

Menanggapi masukan tersebut, Wabup Simalungun Benny Gusman Sinaga menyambut baik rencana APPSI terlibat dalam pelaksanaan MBG. Ia menegaskan, pendataan rantai pasok menjadi faktor penting agar kebutuhan bahan baku program tersebut dapat dipenuhi secara terukur.

Menurut Benny, pasar tradisional dan pedagang lokal memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari rantai pasok dapur MBG. Karena itu, pemerintah perlu memiliki data mengenai jenis komoditas, volume kebutuhan, serta kemampuan masing-masing pasar dalam menyediakan bahan pangan.

Benny juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Simalungun dilibatkan dalam pembahasan lanjutan mengenai penguatan pasar dan rantai pasok bahan pangan untuk MBG. Menurutnya, keterlibatan perangkat daerah diperlukan agar masukan dari APPSI dapat ditindaklanjuti secara konkret.

Ia selanjutnya mendorong agar jaringan pasar yang ada dimanfaatkan secara optimal untuk menjamin ketersediaan bahan baku MBG sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi pedagang lokal untuk terlibat dalam program tersebut.

Pertemuan APPSI dan Satgas MBG Simalungun diharapkan menjadi langkah awal memperkuat koordinasi antara pemerintah, pedagang, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya menjamin ketersediaan bahan baku MBG, tetapi juga meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pedagang dan pelaku usaha lokal. (V24/RT)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *