VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Anggota DPRD Medan El Barino Shah yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan mendesak Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), camat, lurah, hingga kepala lingkungan (kepling) untuk fokus meningkatkan pelayanan kebersihan.
Menurut Ketua Pansus PAD DPRD Medan sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan itu, pelayanan kebersihan yang baik akan mendorong kesadaran masyarakat dalam membayar retribusi sampah.
“Selama ini banyak masyarakat mengeluhkan persoalan sampah karena minimnya fasilitas, seperti tidak tersedianya TPS. Selain itu, keterlambatan pengangkutan sampah juga kerap menjadi persoalan di lingkungan warga,” ujar El Barino kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
Ia menilai, langkah utama yang harus dilakukan Pemko Medan adalah memaksimalkan pelayanan kebersihan di tengah masyarakat.
“Prioritaskan dan pastikan pelayanan kebersihan berjalan baik. Kalau pelayanan bagus, masyarakat tentu lebih bersedia membayar retribusi,” katanya.
El Barino menegaskan, seluruh jajaran Pemko Medan memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan ketersediaan fasilitas kebersihan seperti tempat pembuangan sementara (TPS) dan bak sampah, serta menjamin pengangkutan sampah dilakukan tepat waktu.
“Jangan ada lagi sampah berserakan di lingkungan warga. Pengangkutan sampah harus tepat waktu, terutama di kawasan permukiman,” ujarnya.
Ia juga menyebut peningkatan pelayanan kebersihan berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi wajib sampah (WRS).
Selama ini, kata dia, masih banyak warga yang rutin membayar uang sampah namun tidak menggunakan kwitansi resmi atau belum terdaftar sebagai wajib retribusi sampah.
“Ke depan, warga yang selama ini membayar retribusi tanpa kwitansi hendaknya didata menjadi WRS resmi. Lurah dan kepling juga perlu melakukan pendekatan persuasif agar masyarakat mau menjadi peserta WRS,” katanya.
Terkait persoalan tersebut, El Barino mengatakan pihaknya akan memanggil DLH dan seluruh camat se-Kota Medan dalam pembahasan Pansus PAD mendatang.
“Kita ingin memaksimalkan pengelolaan kebersihan, meningkatkan jumlah WRS, sekaligus meminimalkan potensi penyelewengan retribusi sampah,” pungkasnya. (Vin)









