VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN — Nagori Silou Huluan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, mengikuti evaluasi program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PTP2WKSS) tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026, Rabu (7/10/2026).
Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menyambut kedatangan Tim Evaluasi Provinsi di Nagori Silou Huluan. Nagori tersebut menjadi salah satu desa percontohan yang mewakili Kabupaten Simalungun dalam penilaian program pemberdayaan perempuan tersebut.
Darmawati mengatakan, evaluasi diharapkan tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga memberikan arahan dan masukan konstruktif untuk menyempurnakan program pemberdayaan masyarakat ke depan.
“Bagi kami, menang atau tidak adalah sebuah bonus. Yang paling penting adalah proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya masyarakat Nagori Silou Huluan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi Pemerintah Nagori Silou Huluan dan seluruh masyarakat yang telah bekerja keras serta bergotong royong mempersiapkan pelaksanaan program. Darmawati juga menyampaikan penghargaan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Simalungun yang telah bersinergi memberikan pembinaan sesuai tugas dan fungsinya.
Menurutnya, program PTP2WKSS berperan penting dalam memperkuat kapasitas perempuan agar mampu berkontribusi dalam keluarga maupun masyarakat. Pemberdayaan perempuan diharapkan dapat mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berkualitas.
“Ketika perempuan hebat, berdaya, dan mampu mengambil peran aktif dalam keluarga maupun masyarakat, maka keluarga akan semakin sejahtera, dan pada akhirnya nagori juga akan semakin maju dan berkembang,” katanya.
Bupati Simalungun melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Albert R. Saragih, menyampaikan bahwa kunjungan Tim Evaluasi Provinsi menjadi kesempatan untuk melihat langsung hasil pembinaan dan pemberdayaan yang telah dilaksanakan bersama masyarakat.
Albert berharap evaluasi tersebut menghasilkan arahan, rekomendasi, dan masukan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program secara berkelanjutan.
“Evaluasi ini kami pandang sebagai bagian penting dari proses pembinaan dan perbaikan secara berkelanjutan. Kami sangat mengharapkan arahan, nasihat, pembinaan, dan rekomendasi dari Tim Provinsi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi Provinsi Sumatera Utara, Budi Prayogi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi antara TP PKK, tim pembina, pemerintah daerah, dan masyarakat. Program ini juga mendorong pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta penyediaan sarana dan prasarana lingkungan.
“Kehadiran kami bukan semata-mata untuk menilai, melainkan untuk melihat sejauh mana keberhasilan program yang telah dilaksanakan, serta memberikan masukan dan mendorong lahirnya inovasi dan perbaikan yang berkelanjutan,” kata Budi.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil dan pelaksanaan program PTP2WKSS di Nagori Silou Huluan oleh Pangulu Jan Pirellman Damanik, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi langsung oleh Tim Provinsi Sumatera Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Darmawati didampingi Asisten Pemerintahan Albert R. Saragih yang mewakili Bupati Simalungun, sejumlah instansi terkait, pengurus TP PKK kabupaten dan kecamatan, Camat Raya Nurintan Rayani Saragih, serta masyarakat Nagori Silou Huluan. (V24/RT)







