VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan berlangsung di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Rabu (15/4/2026), dan dibuka langsung oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, didampingi Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga serta Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya tahapan perencanaan pembangunan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berorientasi pada hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai tiga pilar utama percepatan pembangunan.
“Keberhasilan pembangunan ditentukan oleh kualitas perencanaan. Kita harus mengedepankan prioritas, memanfaatkan potensi daerah, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan agar dokumen perencanaan tidak sekadar memenuhi regulasi, tetapi mampu menjawab persoalan aktual serta menjadi implementasi nyata visi dan misi daerah.
Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta mempedomani indikator makro seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, dan tingkat pengangguran terbuka sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan.
Adapun tema RKPD Tahun 2027 yang diusung adalah “Meningkatkan Sumber Daya Bidang Kesehatan, Pendidikan, Perekonomian Daerah dan Infrastruktur Dasar Guna Mendorong Produktivitas Daerah yang Berdaya Saing dengan Mengoptimalkan Potensi Daerah Menuju Simalungun Maju.”
Sementara itu, Perencana Ahli Utama Bapperida Provinsi Sumatera Utara, M. Armand Efendy Pohan, yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, menyampaikan empat arah kebijakan pembangunan 2027, yakni peningkatan kualitas SDM, penguatan konektivitas dan daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal, serta pembangunan yang inklusif dan tangguh terhadap bencana.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan berbasis outcome, reorientasi anggaran pada kebutuhan prioritas, penguatan pengawasan, serta inovasi dan kolaborasi dalam menghadapi keterbatasan fiskal.
Sebelumnya, Kepala Bapperida Kabupaten Simalungun, Alpian Denri Saragih, melaporkan bahwa Musrenbang ini bertujuan menyelaraskan program pembangunan agar terintegrasi dan sinkron antar pemangku kepentingan.
Kegiatan ini diikuti unsur pemerintah, pelaku usaha, perbankan, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, media, LSM, serta seluruh perangkat daerah.
Musrenbang RKPD 2027 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2026, di dua lokasi, yakni Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih dan Kantor Bapperida Simalungun, dengan menghadirkan narasumber dari kementerian, pemerintah provinsi, Bank Indonesia, BPS, dan OPD terkait.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan berita acara Musrenbang oleh Bupati Simalungun, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. (V24/RT)











